September 9, 2026

Media Terpercaya

Wajib Kompeten dan Profesional, DPC PJS Se- Banten Gelar Musda dan Pelantikan DPD serta DPC PJS Provinsi Banten

3 min read

Foto : Istimewa

Nusantaratoday.net, Banten || Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro JurnalisMedia Siber resmi mengukuhkan pengurus DPD dan DPC Pro JurnalisMedia Siber (PJS) Se-Provinsi Banten yang bertempat di Gedung Plaza Aspirasi KP3B, Curug, Kota Serang, Kamis(31/08/2023).

Musda I DPD PJS Banten mengusung tema, “Membangun Karakter Jurnalis Berintegritas dan Profesional dalam Kontribusi Pembangunan Menuju Indonesia Maju”.

Dihadapan Forkopimda provinsi Banten yang dihadiri PJ. Gubernur Banten yang diwakili oleh Plt Kadis Kominfo provinsi Banten, Nana Suryana, Biro Ekbang Provinsi Banten Hendro, Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Banten, Kasat Pol-PP Provinsi Banten, BKD Provinsi Banten, Bappenda Provinsi Banten, Kanwil DJP Banten, Paur Prod Penerangan Korem (Penrem) 064/Maulana Yusuf, Letda Inf Laode Amiruddin, Danlanal Banten, Kabid Humas Polda Banten diwakili Kasibbid Penmas Bid Humas Polda Banten AKBP Meryadi, UPP Pelabuhan, BPTD Banten, KNPI Provinsi Banten.

Ketua Umum Mahmud Marhaba didampingi Ketua OKK DPP PJS Dede Zaki Mubarok, Ketua DPP Peranan Wanita PJS melantik pengurus DPD dan seluruh DPC PJS se – provinsi Banten yang ditandai dengan penyerahan Pataka kepada Ketua terpilih Timan.

Ketua pelaksana kegiatan Nurhasan dalam sambuatannya mengatakan selamat datang dan terimakasih kepada seluruh undangan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa berkumpul bersilaturahmi dalam acara Musda sekaligus Pelantikan pengurus DPD PJS Banten, saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh stakeholder yang hadir baik dari pemerintah maupun dari TNI-Polri, ini adalah suatu kehormatan bagi kami, semoga ini menjadi bentuk awal sinergitas dengan PJS Banten,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPD PJS Banten Timan dalam sambutannya mengatakan bahwa dengan resminya pengurus DPD PJS Banten dilantik maka ini menjadi langkah awal bagi PJS Banten untuk melakukan pembangunan karakter jurnalis saat ini dan yang akan datang.

Berita lainnya  Jasa Raharja Tanjungpinang Dukung Keselamatan Dan Keamanan Kendaraan Truking Melalui Rapat Fkll Kabupaten Bintan

“Dengan pelantikan pengurus DPD serta DPC PJS se- Banten ini menjadi langkah awal bagi kita untuk melakukan pembangunan karakter jurnalis yang berintegritas, kompeten dan profesional serta dapat memberikan kontribusi positif bagi Pembangunan di Provinsi Banten,” ungkap Timan.

Sementara itu, Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba dalam sambutannya mengatakan jika agenda Musda merupakan amanah Munas yang diputuskan November 2022 lalu.

Untuk itu dirinya berharap agar pengurus PJS di semua tingkatan agar menjalankan semua program dan kegiatan harus melalui mekanisme organisasi.

“Kita sedang membangun tim yang solid di semua tingkatan untuk membentuk PJS lebih baik terlebih dalam menghadapi pendaftaran ke Dewan Pers,” ungkap Mahmud.

Dirinya juga mengingatkan agar setiap anggota PJS dapat menjalan visi PJS khususnya terkait dengan kompetensi.

“Roh PJS itu ada pada pendidikan dan pelatihan yang bermuara pada UKW. Dengan demikian semua anggota PJS wajib ikut UKW sehingga menjadikan wartawan yang profesional. Jangan lagi kita dianggap rendah hanya karena tidak ikut UKW. PJS siap mengakomodir dan memfasilitasi semua anggotanya untuk ikut UKW pada masa mendatang,” tegas Mahmud diakhir sambutannya saat melantik pengurus DPD PJS Banten.

Dalam sambuatannya, Pj Gubernur Banten yang diwakili Kadis Kominfo, Nana Suryana menyambut baik kehadiran organisasi wartawan PJS di provinsi Banten.

“Kami siap melakukan kerjasama untuk membangun daerah ini yang lebih baik. Kami percaya dengan kehadiran PJS di provinsi Banten akan mampu memberikan kontribusi positif dalam mempublikasikan berbagai kegiatan positif di provinsi Banten,” ungkap Suryana sambil menyampikan permohonan maaf pak Pj Gubernur yang tidak berkesempatan hadir karena sedang melakukan tugas di luar daerah.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.