September 7, 2026

Media Terpercaya

Redaksi

Nusantaratoday.net

Penerbit : PT.DESAIN MEDIA NUSANTARA

Pembina/Penasehat :

Kombes Pol Dr.Teddy Jhon Sahala Marbun, SH.Mhum

Penasehat Hukum :

Sahat Hutauruk, SH

Penanggung jawab : Robinson

Komisaris : Neza

Pemimpin Redaksi :

 Hendrata Yudha Wardana (Utama)

Wakil Pemimpin Redaksi :

Sahat Simamora

Redaktur :

R. Marbun, Jebril Malau (Muda)

Redaktur Pelaksana :

Robinson Lumban Batu

Dewan Redaksi :

Robinson, Purida Sitohang, Mier Lgaol, Berlin S, Eka D, Dewi F, Hasan Basri, Sarmarita Panggabean, Marisa Simamora, Novry, Sahat S

IT Support :

Dede

Keuangan :

Eka Damayanti S.S

Sekretaris Redaksi :

Ramit S

Promosi/Pemasaran :

Justina S

Koordinator Liputan :

Novry

Liputan Batam : Purida S, Berlin Sitohang, Hasan Basri, Albert P Hutauruk, Irfan S, Baktiar M

Biro-Biro :

Biro Tangerang : Riduan Lbatu

Biro Binjai : Maju Manullang

Biro Kisaran : Liston Pangaribuan

Kepala Perwakilan Jakarta Selatan : Donna P

Kepala Perwakilan Jakarta Timur : Jantu Lumban Batu

Kepala Perwakilan Kualalumpur : Dameria Sitanggang

Kepala Perwakilan Singapore : Sadali Yobahk

Biro Tanjung Pinang : Yanto, SE

Biro Karimun : Hendra Sihite

Biro Bintan :

Biro Natuna : Erwin, Amd

Biro Lingga :

Biro Anambas :

Biro Bengkalis : Anang Hardiansyah

Biro Dumai : Panto Lb

Biro Humbanghasundutan : Toni Lumban Batu

Diterbitkan oleh :

PT.Desain Media Nusantara

KEPUTUSAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR

AHU:060106.AH.01.30.Tahun 2023

NIB : 3008230008563 Tahun 2023

NPWP : 50.180.815.8-225.000

Alamat Redaksi : Perumahan Rindang Garden Blok G4 No,14 Kelurahan Buliang Kecamatan Batu Aji Kota Batam – Kepri 29424. Telp/HP 0821 7458 7184, 0813 6521 6608 Email : robinsonlumbanbatu63@gmail.com

 

No Rekening BRI :

065901000575301

A/n : DESAIN MEDIA NUSANTARA

Media Partner Group :

www.desaintoday.comwww.balaitoday.com, www.madumanews.com

Semua Wartawan Nusantara today.net dilengkapi dengan Kartu Pers, Surat Tugas, dan tercantum dalam box redaksi di atas. Kami mohon kepada sumber berita supaya bijak dan teliti untuk menanyakan identitas wartawan yang datang.

Wartawan Nusantaratoday.net dalam menjalankan tugas dilengkapi dengan tanda pengenal, punya hak tolak jawab, dilarang melakukan pengancaman dan pemerasan, dilarang terlibat aktivitas kriminal. Jika ada yang mengatasnamakan Nusantara today.net namun tidak tercantum dalam redaksi atau ada tindakan yang dinilai merugikan pihak lain dengan tindakan melanggar hukum, dapat menghubungi kontak di atas. Wartawan Nusantaratoday.net tidak diperkenankan menerima dan atau meminta imbalan dengan alasan apapun dari Narasumber.

TIDAK TERCATAT DI DALAM BOX REDAKSI, BUKAN WARTAWAN KAMI !

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.