September 9, 2026

Media Terpercaya

Jasa Raharja Tanjungpinang Dukung Keselamatan Dan Keamanan Kendaraan Truking Melalui Rapat Fkll Kabupaten Bintan

3 min read

Nusantaratoday.net, Kepri || PT Jasa Raharja yang termasuk dalam pilar ke 5 Program Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (KLLAJ) yaitu Penanganan Korban Kecelakaan ikut berpartisipasi dalam sosialisasi keselamatan dan keamanan truk yang dikemas dalam kegiatan Forum Komunikasi Keselamatan Lalu Lintas Kabupaten Bintan. Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada tanggal 20 September 2023 bertempat di Ruang Rapat Kantor KSOP Kelas III Kijang.

Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bintan yang diwakili oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Bintan Bpk Djuang Haulian, General Manager PT Pelindo Regional I Cabang Tanjungpinang yang diwakili oleh Bpk Raja Junjungan selaku Manajer Operasional PT Pelindo Regional I Cabang Tanjungpinang, Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Tanjungpinang Bpk Akmal Nur, Kepala Dinas Perhubungan Bintan yang diwakili oleh Kabid Lalu Lintas Dishub Bintan Bpk Aris Sulistyo, Operator/Pemilik Truk Barang, serta beberapa instansi terkait lainnya.

Rapat tersebut membahas mengenai implementasi program National Logistic Ecosystem (NLE) di Provinsi Kepri. Kepala KSOP Kelas III Kijang Bpk Yuniarsono, SH., MM, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya perlu adanya kolaborasi dan sinergi antar instansi terkait untuk mempersiapkan ekosistem logistik yang terintegrasi mulai dari hubungan ekosistem logistik yang selaras antar arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan sarana pengangkut hingga barang tiba di gudang. “Dalam NLE perlu adanya keselamatan dan keamanan lalu lintas bagi operator/pemilik truk khususnya tentang kemudahan pengurusan perizinan uji kendaraan bermotor (KIR) yang nanti dapat dibantu lebih lanjut oleh Dishub Bintan” jelas Yuniarsono. “Lalu kami juga membantu pemilik truk/operator dalam pelunasan PKB dan SWDKLLJ dengan mengundang Satlantas Bintan dan PT Jasa Raharja untuk hadir dalam kegiatan hari ini” tambah Yuniarsono. “Terakhir PT Pelindo akan mensosialisasikan one gate system dan penggunaan kartu RFID identitas truk dan pengemudi truk dalam implementasi salah satu indikator penerapan NLE di Pelabuhan Sei Kolak dan Sri Bayintan Kijang” tutup Yuniarsono.

Berita lainnya  Jasa Raharja Kepri Lakukan Koordinasi Dengan Pelindo Tanjungpinang Dan Insa Tanjungpinang

PT Jasa Raharja fokus pada potensi risiko terjadinya kecelakaan transportasi terutama kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan yang semakin meningkat setiap tahunnya. Fenomena tingginya angka kecelakaan di Indonesia, khususnya pengemudi truk tentu menjadi perhatian penuh bagi para pemangku kepentingan di Kabupaten Bintan. “Berdasarkan data penyerahan santunan Jasa Raharja Perwakilan Tanjungpinang menyebutkan bahwa sampai dengan bulan Agustus tahun 2023 jumlah santunan yang diserahkan kepada korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Polres Bintan mengalami kenaikan sebesar 43,02% dengan jumlah santunan mencapai 1,1 Milliar dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya” jelas Akmal. “Hal tersebut menjadi perhatian bagi seluruh stakeholder terkait dalam Forum Komunikasi Lalu Lintas untuk bersama-sama terus menekan jumlah angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bintan dengan inovasi baru dan perencanaan program yang matang serta terus menghimbau kepada masyarakat khususnya pemilik dan supir truk untuk tetap berhati-hati dalam berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan” tutup Akmal.

Rapat koordinasi ini berjalan dengan lancar, setiap instansi menyampaikan saran dan masukan penyelenggaraan program pencegahan dan penanggulangan kecelakaan lalu lintas dan rencana implementasi NLE di Pelabuhan Kijang. Dengan adanya pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas antara PT Jasa Raharja Perwakilan Tanjungpinang dengan instansi-instansi terkait serta diharapkan dapat menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan dan juga jumlah korban laka yang mengalami kecelakaan jalan raya khususnya di wilayah Kabupaten Bintan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.