BP Batam Dorong Pembinaan Sepak Bola Lewat Batam Premier FC
2 min read
Oplus_16908288
Batam, Nusantaratoday.net – Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat langkahnya di sektor pembinaan olahraga dengan mendorong pengembangan ekosistem sepak bola melalui Batam Premier FC, klub yang berada di bawah binaannya. Upaya tersebut diarahkan untuk membangun sistem pembinaan yang lebih profesional, berkelanjutan, sekaligus mendukung pengembangan sport tourism di Kota Batam.
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dengan jajaran pengurus Batam Premier FC di Batam Centre pada Rabu, (22/7/2026) lalu.
Dalam pertemuan tersebut, Li Claudia menilai pembinaan olahraga memiliki peran strategis, bukan hanya dalam mencetak atlet, tetapi juga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Menurut dia, sektor olahraga dapat menjadi salah satu faktor pendukung bagi Batam untuk mengembangkan diri sebagai destinasi sport tourism.
Ketua Pembina Batam Premier FC yang juga Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, mengatakan keberadaan Batam Premier FC tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar prestasi kompetisi. Klub itu, tetapi sebagai wadah pembinaan pemain usia muda di Batam dan Kepulauan Riau.
”Batam Premier FC hadir tidak hanya untuk mengejarahkan sebuah jersey bertanda tangan para legenda Tim Nasional Indonesia era 1986 kepada Li Claudia Chandra. Jersey tersebut merupakan memorabilia dari generasi pemain yang pernah berprestasi di lapangan tetapi juga membangun fondasi pembinaan sepak bola yang berkelanjutan bagi generasi muda Batam dan Kepri,” ujar Fary.
Pada kesempatan yang sama, Fary menyerahkan sebuah jersey bertanda tangan para legenda Tim Nasional Indonesia era 1986 kepada Li Claudia Chandra. Jersey tersebut merupakan memorabilia dari generasi pemain yang pernah memperkuat Indonesia pada babak kualifikasi Piala Dunia.
Menurut Fary, penyerahan jersey itu dimaksudkan sebagai simbol penghormatan terhadap perjalanan sepak bola nasional sekaligus menjadi pengingat semangat yang diharapkan dapat diwariskan kepada generasi muda.
Sementara itu, Manajer Batam Premier FC, Chandra Ng, menyerahkan jersey resmi klub kepada Li Claudia Chandra yang ditunjuk sebagai Wakil Dewan Penasihat Batam Premier FC. Penyerahan itu menandai keterlibatan BP Batam dalam mendukung pengembangan klub tersebut.
Fary menilai keberhasilan membangun sepak bola tidak hanya bergantung pada capaian di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta-talenta , tetapi juga ditentukan oleh kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah, klub, komunitas olahraga, dunia usaha hingga masyarakat.
”Kolaborasi merupakan fondasi penting untuk membangun ekosistem sepak bola yang berkelanjutan di Kota Batam. Dengan pembinaan yang terencana dan dukungan yang konsisten dari berbagai pihak, Batam memiliki potensi besar menjadi pusat pengembangan sepak bola usia dini sekaligus melahirkan talenta muda yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Melalui Batam Premier FC, BP Batam menargetkan pembinaan sepak bola usia dini berlangsung lebih terstruktur. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas atlet dan pelatih serta memperluas kesempatan bagi pemain muda untuk berkembang.
Rencana tersebut akan diperkuat melalui penyelenggaraan Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. memanfaatkan penyelenggaraan turnamen olahraga sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi lokal dan pariwisata.(*)
