September 9, 2026

Media Terpercaya

SINERGITAS JASA RAHARJA BERSAMA TIM PEMBINA SAMSAT KEPRI BUKA FASILITAS PENGOBATAN DAN PENGECEKAN DARAH DALAM RANGKA PROGRAM PEMUTIHAN PAJAK KENDARAAN

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || PT Jasa Raharja sebagai salah satu perusahaan BUMN yang bertanggung jawab menyerahkan santunan korban kecelakaan lalu lintas jalan dan penumpang umum, melakukan berbagai upaya untuk melakukan pencegahan kecelakaan, salah satunya melalui pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum. Dalam rangka meramaikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2023, PT Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat Kepri membuka fasilitas pengobatan dan pengecekan darah bekerja sama dengan Bidokkes Polda Kepri yang rutin dilaksanakan pada hari senin sampai dengan masa pemutihan pajak kendaraan selesai dilaksanakan.

Asmoro selaku Kepala PT Jasa Raharja Kepulauan Riau menjelaskan “Sinergitas kerja sama antara Jasa Raharja dengan tim Pembina Samsat akan terus terjalin, terutama dalam program pemutihan pajak kendaraan, selain mendapatkan diskon pajak kendaraan, masyarakat yang datang ke samsat Batam Center dapat melakukan pengecekan tensi, asam urat, gula darah, kolesterol maupun konsultasi medis lainnya kepada dokter yang sudah kami tunjuk dalam kegiatan pengobatan ini.”

Asmoro menambahkan bahwa selama program pemutihan ini terdapat empat keuntungan yang diberikan kepada seluruh masyarakat Kepulauan Riau yang terlambat melakukan proses pembayaran pada periode tahun sebelumnya dalam program pemutihan ini antara lain:

Keringanan pokok tunggakan PKB 50%
Pembebasan sanksi administrasi PKB
Pembebasan denda SWDKLLJ selain tahun berjalan Pembebesan program bebas BBNKB-2

Dicky selaku Kepala Bependa Provinsi Kepri menjelaskan “Kami sangat berterima kasih karena kegiatan pengobatan ini memberikan nilai tambah pelayanan kami kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mendapatkan kepuasan tersendiri selama proses pembayaran pajak kendaraannya di samsat Batam Center ini sambil mendapatkan pengobatan gratis ini”.

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan pencegahan kecelakaan yang rutin dilakukan dan kami berharap kegiatan ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat serta membantu mengurangi jumlah kecelakaan yang terjadi.

Berita lainnya  WUJUDKAN MUDIK LIBUR NATAL 2023 DAN TAHUN BARU 2024 YANG AMAN DAN NYAMAN, JASA RAHARJA KEPRI INISIASI RAPAT FKLL PROVINSI KEP. RIAU

Sebagai informasi bahwa santunan yang diserahkan Jasa Raharja kepada masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas jalan merupakan dana yang dikelola oleh Jasa Raharja dari pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) oleh masyarakat, yang pembayarannya dilakukan bersamaan dengan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor bersama SAMSAT. Pentingnya dana tersebut serta pengelolaannya untuk kepentingan bersama, diharapkan masyarakat semakin tertib dan taat dalam melakukan pembayaran kewajiban tersebut.

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.