September 9, 2026

Media Terpercaya

HUT Ke-2 PJS, Stafsus Menkominfo : Momentum Penting Bagi PJS Ciptakan Wartawan Profesional

3 min read

Jakarta, Nusantaratoday.net – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 2 Pro Jurnalismedia Siber (PJS) berlangsung meriah dan dihadiri banyak tokoh, baik nasional maupun daerah di  berbagai provinsi.

Beberapa tokoh nasional dan daerah pun ikut meramaikan acara HUT 2 PJS. Ada calon Bupati Meranti Nazaruddin Nasir, Gubernur Babel Dr Syafrizal Zakaria Ali M.Si, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah M.H, Bupati Kep. Meranti AKBP (Purn) H Amsar, Sekjen DPP AMPHURI HM Farid Aljawi SE, Dirut PT Timah Tbk Ahmad Dani Virsal, Dirut Besahaja Media Grup Arbi Leo, Dirut PAM Grup Andre Situmeang, dan tokoh lainnya.

Ketua Umum PJS Mahmud Marhaba dalam sambutannya mengatakan, maraknya pertumbuhan media Siber saat ini tak berbanding lurus dengan kualitas jurnalis. Kemasan informasi yang kurang menarik, ditambah dengan banyaknya pelanggaran kode etik yang dilakukan.

“Saat ini semua orang bisa saja mendirikan media, namun tak dibarengi dengan kemampuan dalam mengolah dan menyajikan berita. Berangkat dari sinilah PJS hadir untuk menjadikan wartawan yang kompeten, berintegritas dan profesional,” ucap Mahmud.

Mahmud berharap, di hari jadi yang kedua ini PJS bisa mewujudkan misinya tersebut. Sehingga tidak ada lagi istilah wartawan bodrek, wartawan Abal-abal, wartawan gadungan, dan seabrek sebutan negatif lainnya yang disematkan kepada wartawan selama ini.

Dia juga menyampaikan, sempena HUT ini, PJS juga memberikan penghargaan kepada mereka yang peduli dengan kegiatan pers, dan mereka yang mau menopang kegiatan UKW. Penghargaan itu diserahkan kepada 11 orang yang dinilai layak. Baik dari kalangan birokrat, profesional, maupun perusahaan.

Selanjutnya, Staf Khusus Menkominfo, Prof. Widodo Muktiyo yang didaulat membuka secara resmi Dialog Nasional dan HUT 2 PJS dalam sambutannya menyatakan, ini menjadi momentum yang sangat penting bagi PJS untuk bisa berbenah menjadi lebih baik lagi.

Berita lainnya  PJS Tolak RUU Penyiaran Baru, Potensi Mengintai Kemerdekaan Pers

“Mohon maaf kalau pak menteri tak bisa hadir pada kesempatan ini, namun beliau sangat mengapresiasi kegiatan HUT 2 PJS yang menghadirkan seluruh pengurus seluruh Indonesia. Beliau juga menyampaikan selamat ulang tahun kepada PJS, semoga ke depan bisa mewarnai dunia pers di Indonesia,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan, Media Siber menjadi bagian penting dalam perkembangan dunia pers. Pertama, mampu menghadirkan informasi terbaru, cepat dengan cakupan yang luas. Kedua, mampu memperluas para pembaca yang bisa diakses dimanapun. Ketiga, membuka keberagaman perspektif seperti netizen jurnalism.

“Saya percaya, wartawan media Siber di bawah panii PJS akan mampu menjadi standing possition di tengah wartawan media cetak, elektronik, dan lainnya,” ujar Widodo.

Widodo berpesan, jangan menjadi wartawan konvensional, tapi jadilah wartawan yang mengalami perubahan transformasi dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Dapat memanfaatkan peluang dan menjawab berbagai tantangan dan mampu menghasilkan produk yang kreatif, inovatif dan mampu beradaptasi.

“Diusia PJS yang relatif muda, mudah-mudahan ada lompatan yang berarti dari pengurus untuk mencerahkan dunia pers di negeri ini,” pungkasnya.

Usai sambutan dari Stafsus Menkominfo, acara dilanjutkan dengan penyerahan award, potong tumpeng, dan seminar nasional yang menghadirkan pembicara Ir Ridar Hendri M.Si. P.hd selaku pakar Komunikasi Pembangunan dan Media, Universitas Riau.(*)

Mereka yang dinobatkan sebagai penerima PJS Award:
1. Gubernur Babel Dr Syafrizal Zakaria Ali M.Si
2. Kapolda Kepri Irjen Pol Drs Yan Fitri Halimansyah M.H
3. Bupati Kep Meranti AKBP (Purn) H Amsar
4. Walikota Dumai H Paisal S.KM MARS
5. Sekjen DPP AMPHURI HM Farid Aljawi SE
6. Calon Bupati Meranti H Nazaruddin Nasir
7. Dirut PT Timah Tbk Ahmad Dani Virsal
8. Dirut Bersahaja Media Grup Arbi Leo
9. Dirut PAM Grup Andre Situmeang
10. PT Musim Mas
11. PT Telkomsel.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.