September 8, 2026

Media Terpercaya

Idul Adha 1445 H, Ketua DPRD Batam Ajak Umat Muslim Turut Berkurban

2 min read

Oplus_0

Batam, Nusantaratoday.net – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, SH, MH menyampaikan kepada semua umat  muslim di seluruh Kota Batam dapat  merayakan Idul Adha dengan penuh kekhusyukan dan semua hal berjalan lancar.

Mewakili pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Kota Batam, dia menyampaikan  selamat Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1445 Hijriah kepada semua umat Muslim di Kota Batam.

“kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1445 Hijriah kepada seluruh muslimin dan muslimat se-Kota Batam. Mari kita ambil pelajaran dari Idul Adha, khususnya tentang bagaimana Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail tetap setia pada perintah Allah Subhanahu wata’ala,”ucap Nuryanto, Senin (17/6/2024) usai melaksakanan shalat id dibilangan Batam Center

Selain itu, pria yang dikenal sebagai Cak Nur ini mengajak semua umat muslim yang berkecukupan untuk melakukan ibadah kurban. Dia percaya bahwa kurban memiliki aspek sosial yang luas selain memiliki nilai ibadah yang tinggi.

“Seperti yang kita ketahui, ibadah kurban bukan hanya memiliki aspek ibadah sebagai bentuk ketaatan atas perintah Allah, tetapi juga memiliki aspek sosial, yaitu keinginan dan semangat untuk berbagi kepada sesame,”cetusnya

Dia juga berharap seluruh rangkaian ibadah Idul Adha akan berlangsung dengan aman dan lancar. Cak Nur juga mengimbau seluruh masyarakat dan semua pihak yang terlibat untuk bekerja sama dan saling menjaga agar Idul Adha dapat berlangsung dengan damai dan tenang. Dia juga mendoakan agar seluruh jamaah haji Embarkasi Batam melakukan seluruh ibadah haji dengan sehat.

“Mari Kita doakan saudara-saudara kita yang berangkat ke Tanah Suci, mendapatkan haji mabrur dan mabruroh serta kembali dengan selamat,” katanya.

Muhammad Kamaludin, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, juga mengucapkan selamat. Dia meminta semua orang yang beragama Islam untuk memaknai perintah kurban dengan tulus dan taat kepada Allah SWT. “kita berharap, hewan kurban-kurban itu mendapat nilai ibadah tertinggi di hadapan Allah Subhanahu wata’ala,”ucapnya

Berita lainnya  Komisi I DPRD Batam Gelar RDP, Terkait  Pembebasan Lahan Fasum PGRI Sagulung

Selain itu, Ridwan Afandi S.STP., M.Eng, Sekretaris DPRD Kota Batam, mengajak seluruh staf dan karyawan Sekretariat DPRD untuk mengikuti rencana Idul Adha yang telah disusun oleh pemerintah kota, yang mencakup pawai takbir, shalat Id, dan pemotongan hewan kurban.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.