September 9, 2026

Media Terpercaya

Tingkatkan Inovasi Pelayanan, RSBP Batam Luncurkan Layanan Baru

2 min read

Oplus_131072

Batam, Nusantaratoday.net – Rumah Sakit BP Batam (RSBP Batam) luncurkan sejumlah layanan baru untuk masyarakat pada Kamis (21/11/2024) di Ruang Serba Guna RSBP Batam.

Tiga layanan baru diluncurkan untuk masyarakat, yakni Aesthetic Surgery Rhinoplasty, Spesialis Periodonsia, dan Spesialis Prostodonsia.

Layanan baru ini diharapkan dapat semakin mengoptimalkan pelayanan RSBP Batam bagi masyarakat Batam dan Indonesia.

Peluncuran layanan baru ini dibuka langsung oleh Direktur RSBP Batam dr. Sri Rezeki Handayani, Sp.M. dan dihadiri oleh Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Risiko, Konstantin Siboro yang mewakili Anggota Bidang Pengusahaan, Pejabat Tingkat II dan III di lingkungan BP Batam serta tamu undangan terkait.

Aesthetic Surgery Rhinoplasty ini merupakan operasi yang bertujuan untuk memperbaiki bentuk hidung, Spesialis Periodonsia berfokus pada kesehatan gusi dan jaringan pendukung gigi serta Spesialis Prostodontia merupakan dokter gigi yang berfokus untuk penggantian gigi (gigi palsu).

Untuk Spesialis Periodonsia dan Spesialis Prosdonsia, hanya RSBP Batam sebagai satu-satunya rumah sakit di Kepulauan Riau yang memiliki layanan ini.

“Kami menyambut baik dan berharap semoga layanan yang diluncurkan hari ini dapat semakin meningkatkan pelayanan yang diberikan RSBP Batam kepada masyarakat” ujar dr. Sri Rezeki Handayani, Sp.M.

Menurutnya, hadirnya tiga layanan baru di RSBP Batam ini, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dengan sedemikian rupa dan menjadi motivasi bagi RSBP Batam untuk terus berinovasi menghadirkan layanan baru lainnya.

“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan diri, meningkatkan mutu dan pelayanan dengan membuka layanan-layanan baru untuk mendukung KEK Kesehatan sehingga dapat memberikan sumbangsih dalam pertumbuhan ekonomi di Batam.” pungkas dr. Sri Rezeki Handayani, Sp. M.

Berita lainnya  40 Ton Beras Illegal Dan Sembako Di Tangkap Aparat TNI AD 0316 Batam, "Kinerja Bea Cukai Batam Perlu Di Pertanyakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.