September 8, 2026

Media Terpercaya

KAPOLDA KEPRI PIMPIN PENCUCIAN PATAKA DAN SYUKURAN HARI JADI POLDA KEPRI KE-19 TAHUN 2024

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., Pimpin pelaksanaan pencucian pataka dan syukuran hari jadi Polda kepri yang ke-19 tahun 2024 serta pemberian santunan kepada warakawuri kepri dan personel Polda Kepri yang tidak Cakap jasmani. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung lancing Kuning (GLK) Polda kepri. Senin (4/3/2024).

“Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Karolog Polda Kepri Brigjen. Pol. Jakub Prajogo, S.I.K, M.Si., Irwasda Polda Kepri Kombes. Pol. Sri Satyatama, S.I.K., M.H., M.M., M.Han., Pejabat Utama Polda Kepri, personil Polda Kepri, serta ASN Polda Kepri.

Dalam amanatnya Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., menyampaikan ucapan Puji Syukur Kepada Allah SWT, pada hari ini kita dapat melaksanakan kegiatan Syukuran dalam rangka memperingati HUT Ke – 19 Polda Kepri. Saya mengajak bapak dan ibu yang berada disini, agar kita dapat bersinergi dan dapat bekerja sama dengan baik kedepannya. tanggal 3 Maret 2024 merupakan hari yang bersejarah bagi Polda Kepri setelah berpisah selama 19 tahun dengan Polda Riau.

“Pembentukan Polda Kepri ini tepatnya di tahun 2005 dengan regulasi dari Bapak Kapolri yang awalnya Polda Kepri ini adalah Polda Persiapan yang dipimpin seorang Komisaris Besar Polisi. Keberadaan Polda Kepri ini juga mengikuti dan menyesuaikan dengan pembentukan Provinsi Kepulauan Riau. Awal mulanya Polda Kepri ini hanya terdapat 2 Polres dan hingga saat ini berkembang menjadi 7 Polres yang terletak di pulau-pulau yang ada di Kepulauan Riau ini.”Jelas Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.,

Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H. mengucapkan terima kasih yang tulus atas dedikasi serta kerja keras rekan-rekan sekalian dalam mengamankan pelaksanaan pemilu 2024 di wilayah Kepulauan Riau. Dengan kebersamaan dan koordinasi yang baik, kita berhasil menyelesaikan proses pemilu dengan baik tanpa adanya peristiwa atau kejadian-kejadian menonjol yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat ,”Tegas Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

Berita lainnya  POLDA KEPRI BERSAMA PEMKO BATAM LAUNCHING KURIKULUM PENDIDIKAN LALU LINTAS SEJAK DINI

“Kemudian makna hari jadi kita yang ke-19 pada hari ini untuk seluruh jajaran Polda Kepri, saya berharap bahwa seluruh anggota Polda Kepri, tanpa terkecuali dari berbagai satuan dan lokasi, harus berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan serius dan mengikuti arahan pimpinan. Serta saya juga menekankan kewajiban kita untuk tetap menjaga sinergitas dengan satuan TNI dan instansi terkait serta menjalin silaturahmi agar kita bisa bersama-sama menjaga negara kita dengan aman dan kondusif, memberikan keamanan serta rasa aman dan damai kepada masyarakat kepulauan Riau ,” Ucap Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

“Dirgahayu Polda Kepri yang Ke-19, selamat bertugas kepada seluruh anggota semoga kita bisa terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara .” Tutup Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.