September 8, 2026

Media Terpercaya

KAPOLDA KEPRI TERIMA PENGANUGERAHAN PRESISI AWARD DARI LEMKAPI

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam ||  Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah,M.H., menerima penganugerahan Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) yang diberikan oleh Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Drs Edi Saputra Hasibuan, S.H., M.H dalam rangka mendukung Program Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. yaitu Polda Presisi dalam mewujudkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan dalam memberikan komitmen yang tinggi serta memastikan keamanan dan ketertiban menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang aman dan damai bagi masyarakat Kepri. Acara ini diselenggarakan di Ruang Kerja Kapolda Kepri. Jumat (8/3/24).

Dalam upaya mewujudkan pemilu yang aman dan damai, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah,M.H. dan jajaran telah melakukan pendekatan yang komprehensif, secara aktif melakukan pendinginan situasi (cooling system) dan meningkatkan silaturahmi dengan masyarakat, sehingga menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses demokrasi yang sehat.

Selanjutnya Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah,M.H., menegaskan bahwa Polda Kepri tidak hanya bertindak tegas dalam memberantas pelaku kejahatan, tetapi juga secara khusus menindak tegas pelaku narkoba, dengan tujuan menjaga ketertiban dan keamanan di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau,” Tegas Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

Terakhir Polda Kepri mengajak seluruh Masyarakat untuk terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini, tidak hanya pada pelaksanaan Pemilu 2024, tetapi juga dalam setiap aspek kehidupan masyarakat sehari-hari. Kami mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk bersama-sama mendukung upaya kami dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera bagi kita semua.,” Tutup Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

 

Berita lainnya  KAPOLDA KEPRI HADIRI APRESIASI KOLABORASI INVESTASI BATAM 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.