September 8, 2026

Media Terpercaya

Muhammad Kamaluddin Resmi Dilantik Jadi Ketua DPRD Batam

1 min read

Oplus_131072

Batam, Nusantaratoday.net – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam periode 2024-2029 resmi memiliki pimpinan definitif, namun posisi Wakil Ketua II masih kosong karena PDI-Perjuangan belum mengirimkan nama calon pimpinannya.

Meskipun demikian, tiga pimpinan definitif lainnya telah dilantik dalam rapat paripurna pada Rabu, 25 September 2024 di ruang sidang utama DPRD Kota Batam, Batam Center.

Ketiga pimpinan definitif yang sudah dilantik adalah Muhammad Kamaluddin dari Partai NasDem sebagai Ketua DPRD, Aweng Kurniawan dari Partai Gerindra sebagai Wakil Ketua I, dan Hendra Asman dari Partai Golkar sebagai Wakil Ketua III.

Sekretaris DPRD Kota Batam, Ridwan Afandi, dalam rapat paripurna tersebut menyampaikan bahwa PDI-Perjuangan, sebagai partai yang berhak mengisi posisi Wakil Ketua II berdasarkan perolehan suara terbanyak ketiga, belum mengirimkan nama calon pimpinannya.

Hal ini menyebabkan jabatan Wakil Ketua II tetap kosong saat prosesi pengambilan sumpah yang dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Batam, Bambang Trikoro SH, MHum.

Ketua DPRD yang baru dilantik, Muhammad Kamaluddin, berharap agar kekosongan posisi Wakil Ketua II ini segera terisi. Menurutnya, kelengkapan pimpinan sangat penting agar lembaga legislatif dapat bekerja secara optimal dan efektif dalam menjalankan fungsinya.

“Saya berharap agar kekosongan kursi Wakil Ketua II ini bisa segera diisi sehingga seluruh pimpinan dapat bekerja maksimal dalam melayani masyarakat Kota Batam,” ujar Kamaluddin.

Dengan telah dilantiknya tiga pimpinan definitif ini, DPRD Kota Batam siap menjalankan peran pentingnya sebagai lembaga legislatif yang bertugas mengawasi, mengawal, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.(*)

Berita lainnya  DPRD Kota Batam Terima Audiensi KPK Republik Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.