September 9, 2026

Media Terpercaya

Menuju Peringatan Hari Bakti ke-53, BP Batam Gelar Berbagai Perlombaan

1 min read

Batam, Nusantaratoday.net – Ketua Panitia Hari Bakti BP Batam, Sylvia J. Malaihollo mengatakan, perlombaan memeriahkan Hari Bakti BP Batam ini menjadi ajang hiburan bagi seluruh pegawai BP Batam, sekaligus ajang meningkatkan silaturahmi antar sesama pegawai BP Batam.

“Diharapakan lomba ini menjadi ajang pererat silahturahmi yang dapat menumbuhkan rasa persaudaraan dan meningkatkan rasa kebersamaan antara seluruh pegawai,” katanya.

Ia menambahkan, pada peringatan puncak, akan dilaksanakan Upacara Hari Bakti. Dalam pelaksanaan upacara puncak itu, akan turut mengundang jajaran Forkopimda tingkat Provinsi Kepri dan Kota Batam.

Sementara, Ketua Bidang Perlombaan Hari Bakti BP Batam ke-53, Iyus Rusmana mengatakan, perlombaan dalam menyemarakkan Hari Bhakti BP Batam ini telah dimulai pada 12 Oktober 2024 hingga awal bulan November 2024 mendatang.

Diantaranya turnamen Biliar; Bola Voli; Tenis Meja; Lomba Karaoke; Lomba Mancing Mania; serta Lomba Dekorasi Ruangan. Selanjutnya juga ada turnamen badminton; catur hingga futsal.

Adapun perlombaan tersebut, mayoritas dimeriahkan peserta dari internal BP Batam. Terkecuali beberapa lomba seperti tenis meja dan catur, yang akan mengundang peserta dari luar.

“Kami mengadakan kegiatan ini bukan sekedar lomba saja, tetapi sebagai silaturahmi untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi, demi mendorong kinerja kedepannya,” ujarnya, Kamis (17/10/2024).

Diharapkan, lomba yang dilaksanakan itu mampu meningkatkan motivasi seluruh pegawai di lingkungan BP Batam untuk memajukan seluruh sektor di Kota Batam. Sehingga memacu semangat dengan melahirkan kreativitas dan inovasi di unit kerja masing-masing.

“Kami mengajak seluruh teman-teman di BP Batam untuk menjadikan peringatan ini sebagai semangat dan motivasi kerja sesuai bidangnya, guna mendukung kemajuan Batam kedepan,” tuturnya. (*)

Berita lainnya  Muhammad Rudi Serahkan 1.004 Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Nelayan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.