September 8, 2026

Media Terpercaya

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Ajak Perwakilan Empat Akses Angkutan Wisata Bromo Diskusi Peningkatan Keamanan Transportasi

2 min read

Nusantaratoday.net, Jawa Timur || Dalam rangka mendukung kemajuan pariwisata Indonesia, Jasa
Raharja bersama Korlantas Polri menggelar diskusi yang dibalut dalam kegiatan bertajuk “Silaturahmi dan Interaksi Bersama Perwakilan Empat Akses Angkutan Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru” pada Rabu (13/09/2023).

Agenda tersebut dihadiri oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol. Firman Santyabudi, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, Direktur Keamanan dan Keselamatan
Korlantas Polri Brigjen Pol. Ery Nursatari, Kepala Balai Besar TNBTS Hendro Widjanarko, sejumlah Kapolres di Jawa Timur, dan perwakilan empat akses angkutan wisata Jatim, yakni Paguyuban Jeep Malang, Paguyuban Jeep Pasuruan, Paguyuban Jeep Probolinggo, dan Paguyuban Jeep Lumajang.

Dalam sambutannya, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono,
menyampaikan, bahwa salah satu komitmen utama dalam mendukung kemajuan pariwisata nasional adalah dengan menjaga kenyamanan dan keamanan transportasinya.

“Tentunya ini yang menjadi concern Jasa Raharja, sehingga kami mendorong kepada pihak terkait untuk memastikan bahwa kendaraan yang digunakan dalam angkutan wisata adalah kendaraan yang aman,” ujar Rivan.

Selain itu, kata Rivan, aspek lain yang tak kalah penting adalah kesiapan dan kesehatan para pengemudi kendaraan pariwisata. Pengemudi yang sehat, siap secara fisik dan mental, dapat memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik kepada wisatawan.

“Infrastruktur jalan dan akses ke tempat-tempat wisata juga harus
terjaga dengan baik sehingga wisatawan dapat mencapai tujuan mereka tanpa kendala,” tambah Rivan.

Rivan berpandangan, komitmen-komitmen mendasar tersebut akan berdampak besar
dalam menjaga keberlangsungan pariwisata Indonesia. Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk membentuk safety supporter community guna mewujudkan jalan,
kendaraan, dan manusia yang berkeselamatan. “Kita adalah bagian dari cerita yang sedang kita tulis di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ini,” ungkapnya.

Berita lainnya  Jasa Raharja Kepri Lakukan Mou Dengan Pt Pelra Awang Pass Cabang Moro Dan Pt Putra Bone Riau Mandiri Cabang Moro

Menurut Rivan, kolaborasi semua pihak penting dilakukan sehingga berbagai upaya perbaikan dan peningkatan di sektor pariwisata Indonesia akan mudah dicapai. ”Mari
kita bersatu dalam menjaga dan memajukan pariwisata khususnya di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru,” imbuh Rivan.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen Pol. Firman Shatyabudi, mengatakan bahwa angkutan darat di wilayah Bromo memiliki peran dominan dibandingkan dengan jenis
angkutan umum lainnya. “Hal ini menunjukkan betapa pentingnya peran para operator Jeep dalam mendukung industri pariwisata di objek wisata ini,” ujarnya.

Dalam diskusi tersebut, Firman memberikan imbauan kepada para operator angkutan wisata di Bromo Tengger agar memprioritaskan keselamatan sebagai hal yang utama
dalam menjalankan usaha mereka. “Dengan begitu, akan semakin meningkatkan daya tarik destinasi wisata Bromo baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.

Firman menyampaikan, bahwa keselamatan adalah kunci utama dalam menjaga reputasi dan keberlanjutan pariwisata suatu daerah.

“Dengan perhatian dan komitmen
kuat terhadap keselamatan, para operator angkutan pariwisata di wilayah Bromo dapat memastikan bahwa pengalaman wisata para pelanggan mereka tetap aman dan
nyaman, sehingga mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan di wilayah
ini,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.