September 8, 2026

Media Terpercaya

Jasa Raharja Kepri Bagikan Bekal Kompetensi Untuk Persiapan Kerja Bagi Mahasiswa Poltek Batam

2 min read

Nusantaratoday.net, Jakarta || PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau sebagai perusahaan BUMN memiliki komitmen untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan program pemerintah mencetak generasi unggul untuk Indonesia Maju. Salah satu program yang dilaksanakan oleh Jasa Raharja yaitu melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yaitu Jasa Raharja Mengajar.

Kali ini Jasa Raharja Kepri kembali melaksanakan Jasa Raharja Mengajar pada Jumat siang (29/9) di Poltek Batam. Pada kesempatan tersebut, materi yang diberikan adalah Basic Competencies for Fresh Graduate. Sebelumnya, dilaksanakan sosialisasi mengenai peran dan tugas Jasa Raharja serta penyuluhan keselamatan berkendara oleh Kepala Unit Operasional & Humas PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau, Mulyadi lalu dilanjutkan dengan penyampaian materi Jasa Raharja Mengajar yang dibawakan oleh Sdri Fransisca Wijayanti.

Dalam kegiatan Jasa Raharja Mengajar ini, Sdri Fransisca mengajak para mahasiswa yang hadir untuk dapat memahami dan mengenali basic competencies yang telah dimiliki oleh tiap mahasiswa untuk kemudian dapat dimanfaatkan sebagai bekal dalam memasuki dunia kerja nantinya. Selain itu, juga untuk membagikan pengetahuan mengenai kompetensi yang dibutuhkan dalam perusahaan untuk menunjang karir kedepannya. Mahasiswa yang hadir terlihat bersemangat dan antusias dalam mengikuti kegiatan dan materi yang diberikan. Sejumlah mahasiswa juga tampak aktif dalam memahami materi yang disampaikan. Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan dengan pemberian souvenir helm kepada para mahasiswa yang aktif serta voucher BBM sebagai apresiasi kepada para mahasiwa yang taat melakukan pembayaran pajak kendaraan.

“Kegiatan Jasa Raharja Mengajar ini secara rutin kami lakukan sebagai tindaklanjut kerjasama yang telah terjalin antara PT Jasa Raharja dan Poltek Batam. Dalam hal ini, Unit Career & Development Centre Poltek Batam.Kami berharap apa yang kami sampaikan pada hari ini dapat menjadi bekal pengetahuan bagi mahasiswa” ucap Mulyadi.

Berita lainnya  Jasa Raharja Kepri Inisiasi Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Bulan September 2023 Bersama 5 Pilar Keselamatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.