September 8, 2026

Media Terpercaya

Turnamen Tenis Meja Hari Bakti BP Batam, 123 Peserta Perebutkan Hadiah Jutaan Rupiah

3 min read

Desaintoday.com, Batam || Sebanyak 123 peserta mengikuti Turnamen Tenis Meja Terbuka yang diselenggarakan oleh BP Batam di Lapangan Indoor TM Batam Center, pada 11-12 November 2023. Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Bakti BP Batam ke-52.

Total, ada 123 peserta yang ikut berpartisipasi dalam turnamen ini. Terdapat dua kategori, yakni 49 peserta dari Kategori Tunggal Pelajar Umum dan 74 peserta dari Kategori Ganda Umum Kelas AC & BB.

Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja, Iyus Rusmana mengatakan, turnamen ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan dalam memeriahkan Hari Bakti BP Batam. Setiap tahunnya, turnamen ini selalu mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

“Para peserta sendiri telah memenuhi area perlombaan sejak pagi tadi, ini tentu sebagai bentuk antusias mereka. Jadi mereka akan berkompetisi memperebutkan hadiah senilai Rp 7,7 juta,” katanya.

Iyus melanjutkan, turnamen tenis meja yang diselenggarakan ini diharapkan bisa memberi dampak positif bagi perkembangan generasi muda. Utamanya, bisa melahirkan bibit atlet tenis meja yang akan mengharumkan nama daerah nantinya.

“Kepada pemain kami berharap untuk bersaing secara sportif dan jadikan turnamen ini sebagai pengalaman menambah jam terbang,” jelas pria yang juga menjabat sebagai General Manajer (GM) Pengelolaan Lingkungan BP Batam ini.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK sekaligus Koordinator Bidang Olahraga Hari Bakti BP Batam, Irfan Syakir mengatakan, turnamen ini bertemakan Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru.

Tema itu sejalan dengan Visi dan Misi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Pembangunan di Kota Batam harus berkesinambungan. Mulai dari pembangunan jalan, pelabuhan hingga bandara. Dimana nantinya, akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Batam.

Berita lainnya  BP Batam Bahas Pengembangan Asrama Haji Dengan Konsep Hotel bernuansa Religi

Sehingga, turnamen olahraga yang memerlukan kecepatan, kegesitan, dan ketelitian ini sangat relevan dengan pembangunan di Kota Batam.

“Tujuan kompetisi ini bukan hanya sekedar bersaing untuk memperebutkan juara. Tapi bagaimana kita bersinergi bersama dalam agar Batam menjadi andalan Indonesia. Baik itu sebagai pusat investasi, pusat pertumbuhan ekonomi dan pusat tenaga kerja di Indonesia,” ujarnya.

Desaintoday.com, Batam || Sebanyak 123 peserta mengikuti Turnamen Tenis Meja Terbuka yang diselenggarakan oleh BP Batam di Lapangan Indoor TM Batam Center, pada 11-12 November 2023. Turnamen ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Bakti BP Batam ke-52.

Total, ada 123 peserta yang ikut berpartisipasi dalam turnamen ini. Terdapat dua kategori, yakni 49 peserta dari Kategori Tunggal Pelajar Umum dan 74 peserta dari Kategori Ganda Umum Kelas AC & BB.

Ketua Pelaksana Turnamen Tenis Meja, Iyus Rusmana mengatakan, turnamen ini merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan dalam memeriahkan Hari Bakti BP Batam. Setiap tahunnya, turnamen ini selalu mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat.

“Para peserta sendiri telah memenuhi area perlombaan sejak pagi tadi, ini tentu sebagai bentuk antusias mereka. Jadi mereka akan berkompetisi memperebutkan hadiah senilai Rp 7,7 juta,” katanya.

Iyus melanjutkan, turnamen tenis meja yang diselenggarakan ini diharapkan bisa memberi dampak positif bagi perkembangan generasi muda. Utamanya, bisa melahirkan bibit atlet tenis meja yang akan mengharumkan nama daerah nantinya.

“Kepada pemain kami berharap untuk bersaing secara sportif dan jadikan turnamen ini sebagai pengalaman menambah jam terbang,” jelas pria yang juga menjabat sebagai General Manajer (GM) Pengelolaan Lingkungan BP Batam ini.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan KPBPBB dan KEK sekaligus Koordinator Bidang Olahraga Hari Bakti BP Batam, Irfan Syakir mengatakan, turnamen ini bertemakan Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru.

Berita lainnya  BP Batam Gelar Ramah Tamah Dengan Pelaku Usaha Terkait Perizinan dan Pelayanan Investasi

Tema itu sejalan dengan Visi dan Misi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi. Pembangunan di Kota Batam harus berkesinambungan. Mulai dari pembangunan jalan, pelabuhan hingga bandara. Dimana nantinya, akan berdampak bagi pertumbuhan ekonomi Batam.

Sehingga, turnamen olahraga yang memerlukan kecepatan, kegesitan, dan ketelitian ini sangat relevan dengan pembangunan di Kota Batam.

“Tujuan kompetisi ini bukan hanya sekedar bersaing untuk memperebutkan juara. Tapi bagaimana kita bersinergi bersama dalam agar Batam menjadi andalan Indonesia. Baik itu sebagai pusat investasi, pusat pertumbuhan ekonomi dan pusat tenaga kerja di Indonesia,” ujarnya.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.