September 8, 2026

Media Terpercaya

Malam Anugerah RSBP Batam Awards 2023

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam untuk tahun ketiga menggelar Malam Anugerah RSBP Awards 2023 di halaman lobby RSBP Batam, Sabtu (25/11) malam.

Malam anugerah RSBP Batam merupakan event yang dihelat pihak rumah sakit sebagai wujud apresiasi kepada karyawan dan tenaga kesehatan yang berdedikasi dan berprestasi.

Tidak hanya internal, malam anugerah ini juga memberikan penghargaan kepada perusahaan terbaik yang diberikan kepada BPJS Ketenagakerjaan, mitra kerja terbaik diberikan kepada Bapelkes Batam dan  influencer terinspiratif kepada Ferry Kusuma dan Debby.

Sejumlah stand menu jajanan dari UMKM lokal pun ikut meramaikan gelaran malam anugerah tersebut.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi,  menyampaikan apresiasinya kepada segenap pegawai RSBP BP Batam yang telah bekerja dengan sepenuh hati untuk melayani masyarakat.

Ia berharap, penghargaan yang diberikan menjadi motivasi untuk terus menjadi yang terbaik memberikan layanan kesehatan. Dimana, RSBP Batam kini dilengkapi fasilitas kesehatan modern dan tenaga kesehatan yang semakin profesional.

“Tahniah kepada para penerima penghargaan, mudah-mudahan ini menjadi motivasi untuk kita bersama membawa perubahan yang semakin baik,” kata Muhammad Rudi.

Senada, Direktur RSBP Batam, Afdhalun Hakim menyebutkan upaya transformasi dilakukan pihaknya dan dukungan stakeholder khususnya Kepala BP Batam diyakini dapat menjadikan rumah sakit kian maju bertaraf internasional.

“Ditambah rumah sakit hari ini dengan tim yang solid, paradigma baru dengan tagline New RSBP, New Spirit, New Services, ini salah satu modal saya untuk merubah culture, semangat layanan kesehatan kepada masyarakat,” seru Afdhalun.

Hal itu dibuktikan dengan beragam penghargaan yang diberikan kepada pihaknya, baik Penghargaan fasilitas kesehatan rujukan terbaik dan komitmen implementasi integrasi sitem antrian online dan klaim dari BPJS Kesehatan, Penghargaan Gold Status penanganan stroke dari World Stroke Organization, maupun Piagam Penghargaan sebagai rumah sakit penanganan Covid 19 dari Wali Kota Batam.

Berita lainnya  Komitmen BP Batam Selesaikan Pengerjaan 961 Unit Rumah Baru

“Ada juga inovasi, standarisasi pelayanan atau ISO dilakukan untuk meningkatkan kualitas mutu layanan sehingga kepuasan masyarakat semakin bertambah,” ujarnya mengakhiri.

Turut menghadiri undangan yakni Wakil Gubernur Kepri sekaligus Ketua Umum Pikori BP Batam Marlin Agustina, Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam Wan Darussalam, para pejabat Eselon II BP Batam, Kepala Bapelkes Batam, BPJS dan mitra Perbankan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.