September 8, 2026

Media Terpercaya

Jasa Raharja Terima Tiga Penghargaan di Ajang TOP Digital Awards 2023

2 min read

Nusantaratoday.net, Jakarta || Jasa Raharja berhasil meraih penghargaan dalam TOP Digital Awards 2023 bertajuk “IT Governance and Cyber Security in Innovation of Business and Services”yang diselenggarakan oleh Majalah IT Works, di Raffles Hotel Jakarta, pada Senin (04/12/2023).

Dalam ajang tersebut, Jasa Raharja meraih tiga penghargaan, yakni TOP Digital Implementation 2023 #Level Stars 5, TOP Leader on Digital Implementation 2023 untuk Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, dan TOP IT Manager on Digital Implementation 2023 yang diraih Kepala Divisi Teknologi dan Informasi Jasa Raharja, Dwi Sasono.

Sejumlah penghargaan tersebut diterima langsung oleh Dirut Jasa Raharja Rivan A.Purwantono, yang didampingi oleh Direktur SDM dan Umum Jasa Raharja Rubi Handojo, dan Kepala Divisi Teknologi dan Informasi Jasa Raharja, Dwi Sasono.

Rivan menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan salah satu bukti nyata konsistensi Jasa Raharja dalam menjalankan transformasi digital.

“Dengan berbagai perbaikan yang berkesinambungan di semua lini perusahaan, kami terus mengoptimalkan inovasi digital secara efektif yang memberikan dampak signifikan terhadap kinerja, daya saing, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rivan, usai menerima penghargaan tersebut.

Rivan mengatakan, apresiasi ini tak lepas dari kerja keras seluruh jajaran Jasa Raharja.

“Tentunya ini adalah salah satu capaian yang ke depan akan terus ditingkatkan sebagai salah satu komitmen dan upaya kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh stakeholders,” ungkap Rivan.

TOP Digital Awards merupakan kegiatan penghargaan tahunan di bidang TI, telco, dan teknologi digital terbesar dan paling komprehensif di Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kementerian/lembaga, serta perusahaan bergengsi di Indonesia.(**).

 

Berita lainnya  CEPAT DALAM BERGERAK, JASA RAHARJA KEPRI SERAHKAN SANTUNAN KORBAN KECELAKAAN MENINGGAL DUNIA DI JALAN UMUM DIPONEGORO DEPAN PINTU MASUK TIBAN HOUSING

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.