September 8, 2026

Media Terpercaya

Sukses Pimpin Perusahaan, Tiga Direksi Jasa Raharja Masuk Jajaran Top 100 CEO dan Top 200 Next Leader 2023 Versi Infobank

2 min read

Nusantaratoday.net, Jakarta || Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, sukses meraih
penghargaan Top 100 CEO 2023 dalam ajang TOP 100 CEO & The Next 200 Leaders Forum 2023 yang digelar Majalah Infobank, di Hotel Four Seasons Jakarta, pada Selasa (05/12/2023).

Dalam ajang yang sama, Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja Munadi Herlambang, dan Direktur Kepatuhan dan Managemen Risiko Jasa Rahaja Harwan
Muldidarmawan, juga dinobatkan sebagai TOP 200 Next Leader 2023.
Usai menerima penghargaan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A.

Purwantono menyampaikan terima kasih kepada pihak penyelenggara yang telah memberikan penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini tentu tidak bisa diraih seorang diri. Ada sumbangsih dan kerja keras seluruh jajaran direksi serta insan Jasa Raharja sehingga perusahaan ini mencapai kinerja terbaik dalam memberikan pelayanan kepada seluruh stakeholders,” ujar
Rivan, yang didampingi Direktur Kepatuhan dan Managemen Risiko Jasa Rahaja Harwan Muldidarmawan.

Rivan menyampaikan bahwa dengan penghargaan yang diberikan kepada tiga direksitersebut, membuktikan bahwa Jasa Raharja mampu memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat.

“Tentunya ini akan jadi salah satu pelecut semangat kami dalam
memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Infobank Media Group kepada sejumlah leader terbaik dari sektor keuangan, yang terdiri atas sektor perbankan, multifinance,
perasuransian, dan BUMN. Dalam acara bertajuk Top 100 CEO 2023 ini, Infobank memberikan penghargaan dan apresiasi kepada 100 chief executive officer (CEO) terpilih.

Di kesempatan yang sama, Infobank juga memberikan apresiasi kepada 200 leader muda yang berusia di bawah 50 tahun, melalui ajang Top 200 Next Leaders 2023.

Mereka adalah para direktur dari sektor keuangan dan BUMN.
Para peraih penghargaan ini dipilih berdasarkan beberapa faktor, antara lain pencapaian atau prestasi tertentu dari CEO terpilih, seperti keberhasilan kinerja keuangan perusahaan, keberhasilan CEO dalam menciptakan nilai-nilai (values) pada perusahaan, keberhasilan melakukan transformasi pada perusahaannya, dan berhasil
mengatasi krisis pada perusahaannya. Kriteria lainnya adalah pengalaman,
ketokohan, dan kontribusi dari figur CEO tersebut terhadap industrinya, serta pertimbangan Dewan Redaksi Infobank.

Berita lainnya  Jasa Raharja Kepri Inisiasi Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Bulan Oktober Bersama 5 Pilar Keselamatan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.