September 10, 2026

Media Terpercaya

Relawan Ultras Gemoy Batam Apresiasi Peran Marlin Agustina Penasehat TKD Prabowo-Gibran Kepri

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Relawan yang tergabung dalam Ultras Gemoy Kota Batam mengapresiasi dukungan Marlin Agustina sebagai Penasehat Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Provinsi Kepri.

Menurut Ketua Ultras Gemoy Batam, Arga peran Marlin cukup vital dalam memenangkan pasangan Prabowo-Gibran di Provinsi Kepri.

Mengingat, Marlin yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Kepri menjadi sosok penting dalam mendukung kegiatan relawan untuk mensosialisasikan program Prabowo-Gibran ke masyarakat Kepri. Khususnya di Kota Batam.

“Terima kasih banyak Bunda Marlin. Sebuah kehormatan besar bisa mengawal dan memberi edukasi yang baik kepada masyarakat Batam selama masa kampanye. Alhamdulillah, harapan kita untuk memenangkan Prabowo-Gibran dijawab oleh Allah SWT,” ujar Arga, Senin (19/2/2024).

Sejak awal, kata Arga, Marlin telah memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan beberapa kegiatan relawan. Mulai dari senam zumba “Gemoy” di beberapa titik hingga pembagian baju “Gemoy” untuk masyarakat Batam.

“Alhamdulillah, kegiatan kami pun mendapat antusias yang luar biasa oleh masyarakat. Sesuai arahan Pak Prabowo dan Mas Gibran, kita sukses mengedukasi masyarakat melalui politik riang gembira,” tambahnya.

Harapan Arga dan seluruh relawan agar Prabowo-Gibran menang di Kepri pun tercapai. Dimana, Prabowo-Gibran sukses memperoleh dukungan sebesar 55 persen di Kepri sesuai dengan data _real count_ yang ditampilkan di situs resmi Komite Pemilihan Umum (KPU) per tanggal 19 Februari 2024 pukul 18.00 WIB.

Dukungan tersebut diraih dari 53,92 persen dari keseluruhan surat suara yang telah masuk.

“Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih kepada Bunda Marlin. Insyaallah, harapan kita bersama untuk Pak Prabowo dan Mas Gibran menang satu putaran sebentar lagi terwujud. Mari kita sama-sama bersabar dan mengikuti tahapan yang sedang berlangsung,” pungkasnya. (*)

Berita lainnya  Perusahaan Amerika Investasi Pembuatan Panel Surya Rp1 Triliun di Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.