September 8, 2026

Media Terpercaya

Kepala BP Batam Dorong Maskapai Tambah Rute Baru

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi terus mendorong mendorong partisipasi maskapai yang beroperasi di Kota Batam untuk membuka atau menambah penerbangan langsung ke dalam negeri maupun luar negeri. Sebab, target pariwisata 2024 yakni dengan mengembalikan kunjungan orang ke Batam seperti sebelum Pandemi Covid-19.

Dorongan kepada maskapai, untuk membuka penerbangan langsung dari dalam negeri maupun luar negeri ke Kota Batam menjadi penting. Sebab, hampir sebagian besar wisatawan asing maupun wisatawan dalam negeri memanfaatkan moda transportasi udara.

Saat ini, Garuda Indonesia telah menambah penerbangan langsung dari Kota Batam ke Jakarta menjadi 4 kali dalam sehari. Penambahan penerbangan ini, menurut Muhammad Rudi tak terlepas dari keinginan masyarakat dalam negeri maupun dari luar negeri yang ingin mengetahui percepatan pembangunan di Kota Batam yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun belakangan ini.

“Efek dari pembangunan di Batam saat ini sudah menjadi pembicaraan di internasional. Batam saat ini sedang memacu pembangunan, salah satunya mengembangkan wisatanya,” kata Muhammad Rudi saat menghadiri Corporate Gathering Garuda Indonesia Branch Office Batam di Alio Beach Cafe & Bar, Kamis (22/2/2024).

Sehingga, dengan banyaknya keinginan untuk datang ke Batam, Muhammad Rudi mendorong pihak maskapai untuk terus melakukan penambahan penerbangan maupun pembukaan rute baru. Sebab, pembangunan Kota Batam yang sudah sangat pesat namun tidak diimbangi dengan kendaraan angkut yang terbatas, maka wisatawan akan mengurungkan niatnya untuk datang ke Kota Batam.

“Saat ini Garuda Indonesia sudah menambah jumlah penerbangannya dalam sehari. Saya harap, bisa bertambah kembali. Mudah-mudahan Garuda bisa menjadi contoh penerbangan yang baru. Sukses untuk Garuda, bantu pemerintah dengan menambah jumlah penerbangan masuk ke Kota Batam,” imbuhnya.

Berita lainnya  Gegap Gempita Perayaan Hari Kebaya Nasional BP Batam

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Cabang Batam, Makiya Rachmawati menegaskan, Garuda Indonesia akan terus berkomitmen untuk menambah jumlah penerbangan demi mobilisasi orang. Baik itu untuk yang akan datang ke Batam maupun dari Batam ke daerah-daerah lain.

Komitmen itu, ditunjukkan dengan penambahan jumlah penerbangan langsung Batam – Jakarta maupun Jakarta – Batam yang saat ini menjadi empat kali dalam satu hari. Yaitu pada pagi, siang, sore dan malam. Ia berharap, dengan adanya penambahan jumlah penerbangan ini, diharapkan kunjungan wisatawan ke Kota Batam semakin meningkat.

“Kemudian diluar itu kami juga penerbangan ke beberapa daerah di Sumatera yang dioperasikan Garuda Indonesia Group, dalam hal ini Citilink. Itu kami terbang juga ke beberapa kota lintas sumatera sendiri seperti Ke Medan, Palembang, Pekanbaru dan Lain-lain,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.