September 8, 2026

Media Terpercaya

Peringatan Malam Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Batam Dipusatkan di Tembesi

3 min read

Nusantaratoday.net, Batam ||Peringatan malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam dipusatkan di Masjid Mukhtarul Arifin, Perumahan Cipta Asri, Sagulung pada Rabu (27/3/2024) malam.

“Pada malam peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendatangkan penceramah kondang, Ustaz H Ahmad Rustandi. Selain itu, juga dimeriahkan oleh artis religi Ai Khodijah,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Rudi Panjaitan, Selasa (26/3/2024).

Untuk lokasi, lanjut Rudi, sudah menjadi kesepakatan bersama antara Unsur Pimpinan Kecamatan Sagulung dan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat seperti LPM, RT/RW, LPTQ, IPIM, Dewan Masjid, BMGQ Kecamatan Sagulung. Bahkan, kata dia, masyarakat setempat sangat menantikan kehadiran Wali Kota Batam.

Terkait ada pemberitaan yang menyampaikan bahwa pemilihan tempat dilokasi masjid yang sama dengan tempat safari ramadhan Gubernur Kepri, hal tersebut tidak ada kendala dikarenakan berbeda hari pelaksanaan bahkan masyarakat di sekitar lokasi acara tersebut berharap dapat bertemu dengan para pemimpinnya di Kota Batam dan Provinsi Kepri dalam selang waktu satu hari, bersilaturahmi dengan Bapak Wali Kota Batam pada malam peringatan Nuzulul Quran dan keesokan harinya ketemu dengan Gubernur Kepri pada acara safari ramadhan, ungkap Kadiskominfo Kota Batam.

Masih menurut mantan Kabag Organisasi tersebut, bahwa masyarakat Kota Batam atas arahan dan kebijaksanaan Wali Kota Batam, bahwa saat ini semua komponen masyarakat bersatu-padu untuk membangun ukwuwah Islamiyah bahkan ukhuwah Wathoniah sebagai sesama warga Bangsa senantiasa terpelihara dengan baik atas kepedulian dan keteladanan Wali Kota Batam. Kalau masih ada pihak-pihak yang mencoba memecah-belah dengan narasi-narasi sempit sebagaimana pemberitaan sebelumnya, hal tersebut tidak akan mampu mengganggu soliditas warga Tembesi, warga Sagulung bahkan warga Kota Batam untuk tetap menjaga kondusifitas suasana pelaksanaan puasa Ramadhan 1445 H tahun ini, lanjut Rudi.

Berita lainnya  BP Batam Wajibkan Pelaporan Perijinan Mandiri Secara Online Via LMS Terkait Lahan Tidur

“Warga Sagulung sudah bersepakat, Peringatan Nuzulul Qur’an Tingkat Kota Batam digelar di Tembesi sebagai bentuk kerinduan akan pemimpin bersahaja dan peduli umat seperti Wali Kota Batam, Muhammad Rudi,” ujarnya. Dan kalau dilaksanakan acara Pak Gubernur Kepri di lokasi yang sama keesokan harinya tidak ada masalah dan jangan dibentur-benturkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab antar dua institusi tersebut.

Sementara itu, Ketua RW 12 Perum Cipta Asri Tahap 1 dan 3, Poniyanto, mengapresiasi Pemko Batam yang merespons kerunduan masyarakat Tembesi sebagai tempat peringatan malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam.

“Kami dari perangkat RT RW dan masyarakat sepenuhnya mendukung dan siap mensukseskan kegiatan Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam yang diadakan di perumahan kami,” katanya.

Bahkan, ia menyampaikan bahwa pihaknya beserta seluruh warga Kelurahan Tembesi sudah lama mendambakan kehadiran Wali Kota Batam. “Selain masyarakat bisa ikut kegiatan keagamaan, kami juga berharap Wali Kota bisa membantu percepatan pembangunan masjid dan lingkungan tempat tinggal kami,” katanya.

Undangan Terbuka Wali Kota Batam

Di kesempatan lain, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengundang seluruh masyarakat Batam memperingati Malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam.

“Mari sama-sama kita datang dan memperingati malam Nuzulul Qur’an tingkat Kota Batam. Dengan cara ini, semoga kerinduan masyarakat akan kegiatan-kegiatan keagamaan dapat terpenuhi,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Rudi, peringatan turunnya wahyu Allah itu sebagai upaya pemerintah untuk menumbuhkan rasa cinta masyarakat Batam terhadap Al-Qur’an.

“Semoga melalui kegiatan ini tumbuh rasa cinta kita terhadap Al-Qur’an dan menjadikan Al-Qur’an sebagai penuntun dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia berharap, dengan semua memahami lebih dalam tentang Al-Qur’an, akan mengokohkan Batam sebagai Bandar Dunia Madani. Untuk itu, ia mengundang masyarakat ikut memperingati malam Nuzulul Qur’an.

Berita lainnya  BP Batam Gandeng Kejati Kepri Perkuat Penanganan Masalah Hukum

“Mari amalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia menegaskan, Al-Qur’an merupakan mukjizat bagi Nabi Muhammad SAW. Bahkan, ia menegaskan wahyu Allah tersebut diturunkan langsung kepada Nabi dan dipastikan selalu dijaga Allah SWT tentang kebenarannya.

“Al-Qur’an ini mendapat jaminan dijaga langsung oleh Allah SWT,” ujarnya.

Rudi juga menyampaikan bahwa Al-Qur’an merupakan mukjizat Nabi yang dirasakan umat hingga saat ini.

“Maka, mari galakkan kegiatan-kegiatan atau kajian-kajian tentang Al-Qur’an, karena sebaik-baiknya kamu sekalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya,” tutup Rudi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.