September 7, 2026

Media Terpercaya

Ribuan Warga Tanjung Uncang Batam Demo Terkait Air bersih

1 min read

Oplus_131072

Batam, Nusantaratoday.net – Ribuan Masyarakat kelurahan Tanjung Uncang, Batu Aji Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi unjuk rasa. Ribuan masyarakat itu menuntut air bersih yang tak mengalir lebih dari 10 tahun.

Ribuan massa aksi itu bergerak dari perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang, Batu Aji. Mereka sempat memblokade jalan hingga melakukan sweeping di sejumlah perusahaan.

Pantauan awak media, ribuan masyarakat Tanjung Uncang tiba di depan kantor BP Batam pada pukul 11.15 WIB. Masa tersebut tiba sambil berteriak air.

“Air, air, mana air bersih untuk masyarakat,” teriak pendemo.

Salah seorang masyarakat Tanjung Uncang itu mengeluhkan air hanya menyala beberapa jam saja selama 10 tahun terakhir. Masyarakat Tanjung Uncang merasa sebagai anak tiri di saat warga di lokasi lain melimpah airnya.

“Kami sudah 10 tahun krisis air bersih. Kami harus begadang menampung air. Kami butuh keadilan,” ujar salah satu orator.

Masyarakat juga meminta KPK untuk turun tangan memeriksa SPAM BP Batam. Menurut orator aksi apa yang dialami masyarakat soal air tidak sesuai dengan sila kelima Pancasila.

“Ini tidak sesuai dengan sila kelima. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia tidak terjadi dengan kami,” ujarnya.

Dari beberapa video yang diterima, ribuan masyarakat Tanjung Uncang, Batu Aji sempat melakukan aksi blokade jalan saat menuju kantor BP Batam. Masa juga sempat melakukan sweeping di sejumlah perusahaan di kawasan Tanjung Uncang.

Hingga pukul 11.43 WIB ribuan masyarakat masih berdemonstrasi di depan kantor BP Batam. Mereka bergantian berorasi menyampaikan Krisis air yang menimpa mereka selama sepuluh tahun lebih.(*)

Berita lainnya  Mitsubishi Estate Asia Kunjungi BP Batam, Jajaki Peluang Investasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.