September 8, 2026

Media Terpercaya

PLN Tawarkan Promo Tambah Daya Spesial di Hari Listrik Nasional ke-79

1 min read

Oplus_131072

JAKARTA, Nusantaratoday.net – Dalam rangka memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79, PT PLN (Persero) memberikan promo khusus bagi pelanggan berupa diskon besar untuk penambahan daya listrik. Promo ini berlaku mulai 23 hingga 31 Oktober 2024 dan dapat diklaim melalui aplikasi PLN Mobile.

Menurut informasi akun resmi media sosial @plnmobile, pelanggan bisa menikmati diskon penambahan daya hingga 27 persen.

Selain itu, ada tambahan diskon sebesar 10 persen bagi 1.000 pelanggan pertama yang memanfaatkan promo ini.

PLN menyampaikan bahwa penawaran ini hanya dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile.

Promo Tambah Daya Spesial Hari Listrik Nasional ke-79! Hanya di Aplikasi PLN Mobile, Electrizen bisa dapetin diskon besar-besaran hingga 27 persen + ekstra 10 persen khusus untuk 1.000 pemohon pertama!” demikian keterangan yang tercantum pada unggahan tersebut.

Tidak hanya promo penambahan daya, PLN juga menawarkan hadiah menarik lainnya.

Pelanggan yang membeli token listrik minimal Rp50.000 melalui aplikasi PLN Mobile akan mendapatkan voucher listrik gratis senilai Rp20.000 serta kupon undian Gelegar PLN Mobile 2024.

Program bonus voucher listrik dan kupon ini berlaku mulai 27 Oktober 2024.

Hari Listrik Nasional ke-79 yang jatuh pada 27 Oktober 2024 ini memperingati sejarah penting nasionalisasi perusahaan-perusahaan listrik dan gas yang dulunya dikuasai oleh Jepang.

Pada 27 Oktober 1945, perusahaan-perusahaan tersebut berhasil direbut oleh para pemuda dan buruh listrik, kemudian diserahkan kepada Pemerintah Republik Indonesia.

Peristiwa tersebut menjadi landasan dibentuknya Jawatan Listrik dan Gas berdasarkan Penetapan Pemerintah No. 1 pada tanggal 27 Oktober 1945.

Sejak saat itu, tanggal 27 Oktober diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Listrik Nasional.(red)

Berita lainnya  PT.PLN Batam Salurkan 18 Sapi dan 50 Kambing Terkait Idul Adha 1447 H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.