September 7, 2026

Media Terpercaya

Sambut HUT ke-81 RI, PLN Batam Luncurkan Promo MERDAYA, Tambah Daya Listrik Cukup Rp81 Ribu Rupiah

2 min read

Batam, Nusantaratoday.net – Program MERDAYA berlaku mulai 1 hingga 20 Agustus 2026 dan ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah satu fasa, baik pelanggan rumah tangga, bisnis, sosial maupun golongan tarif lainnya, kecuali pelanggan Layanan Khusus.

Promo ini berlaku untuk penambahan daya dari 450 Volt Ampere (VA) hingga daya akhir maksimal 11.000 VA, sehingga masyarakat memiliki kesempatan meningkatkan kapasitas listrik dengan biaya yang jauh lebih ringan.

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan program MERDAYA merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin mudah, terjangkau, dan berkualitas.

“Momentum kemerdekaan menjadi semangat bagi PLN Batam untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui program MERDAYA, pelanggan cukup membayar biaya penyambungan sebesar Rp81.000 untuk menambah daya listrik sesuai kebutuhan,” ujar Kwin Fo, Jumat (31/7/2026).

Menurutnya, kebutuhan listrik masyarakat terus meningkat seiring berkembangnya penggunaan perangkat elektronik, aktivitas usaha, hingga perubahan gaya hidup. Penambahan daya akan memberikan kenyamanan lebih karena pelanggan dapat menggunakan berbagai peralatan listrik secara bersamaan tanpa khawatir terjadi pemadaman akibat daya yang tidak mencukupi.

Sebagai ilustrasi, pelanggan rumah tangga dengan daya awal 900 VA yang ingin meningkatkan daya menjadi 2.200 VA biasanya dikenakan biaya penyambungan sebesar Rp1.560.000. Namun melalui program MERDAYA, pelanggan hanya membayar Rp81.000, sehingga memperoleh penghematan hingga Rp1.479.000, di luar penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL).

“Program ini diharapkan dapat membantu pelanggan menyesuaikan kapasitas listrik dengan kebutuhannya, baik untuk meningkatkan kenyamanan di rumah maupun mendukung produktivitas usaha,” tambahnya.

Program MERDAYA dapat dimanfaatkan oleh pelanggan reguler maupun prabayar. Khusus pelanggan prabayar yang mengikuti program ini, layanan akan dimigrasikan menjadi layanan reguler menggunakan kWh meter pascabayar.

Berita lainnya  PT.PLN Batam Gandeng PT.ARUNA  Untuk Kelola PLTS Ground Mounted Terbesar di Indonesia

PLN Batam menetapkan sejumlah persyaratan bagi pelanggan yang ingin mengikuti program tersebut. Pelanggan harus dipastikan tidak memiliki tunggakan rekening listrik, lokasi pemasangan tidak sedang dalam sengketa, serta permohonan tambah daya tidak memerlukan perluasan jaringan, seperti penambahan kabel sambungan rumah, feeder, maupun pembangunan gardu baru.

Selain itu, promo ini tidak berlaku untuk perubahan sambungan dari satu fasa menjadi tiga fasa maupun sebaliknya.

Kwin Fo mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebelum masa promo berakhir.

“Kami mengajak seluruh pelanggan segera memanfaatkan promo MERDAYA sebelum periode program berakhir pada 20 Agustus 2026. Pastikan seluruh proses pengajuan dilakukan melalui kanal pelayanan resmi PLN Batam agar aman dan sesuai ketentuan,” tutupnya.

Pelanggan dapat mengajukan permohonan maupun memperoleh informasi lebih lanjut melalui Kantor Pelayanan PLN Batam di Batam Center, Nagoya, Batu Aji, dan Tiban, atau menghubungi Contact Center PLN Batam di nomor (0778) 5702 123.

PT PLN Batam sebagai pemegang Izin Usaha Ketenagalistrikan untuk Umum (IUKU) di wilayah Batam, Rempang, Galang, dan sekitarnya menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal melalui pelayanan prima dan dukungan sumber daya manusia yang profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.