September 8, 2026

Media Terpercaya

PLN Pastikan Pasokan Listrik di Kepri Aman Selama Pilkada 2024

1 min read

Oplus_131072

KEPRI, Nusantaratoday.net – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tetap aman dan andal selama Pilkada 2024.

PLN telah melakukan persiapan matang guna mendukung kelancaran proses demokrasi, terutama di lokasi-lokasi krusial seperti kantor penyelenggara pemilu, pusat data, dan tempat pemungutan suara (TPS).

Menurut Tonny Bellamy, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepri, PLN telah mengerahkan 1.436 personel Tim Siaga, didukung oleh 58 posko siaga, 93 unit mobil, 77 unit sepeda motor, 9 crane, 30 genset, serta 15 unit gardu bergerak (UGB) yang disebar ke 380 lokasi prioritas.

Selain itu, 13 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga disiapkan untuk mendukung mobilitas selama Pilkada 2024.

“Untuk menjaga kontinuitas pasokan energi listrik, kami juga telah mengerahkan Tim Siaga sebanyak 1.436 personel,” katanya, Selasa 26 November 2024.

PLN telah melakukan pemeriksaan terhadap jaringan distribusi, gardu induk, dan pembangkit listrik di wilayah Riau dan Kepri.

Peralatan pendukung seperti genset portabel dan UPS juga telah dipersiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan.

PLN bekerja sama dengan pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, dan aparat keamanan untuk memastikan pasokan listrik tetap stabil selama proses Pilkada 2024.

Tim teknis akan siap merespons kondisi darurat dengan cepat melalui posko siaga yang aktif selama periode pemilu.

Tonny menambahkan bahwa PLN berharap dukungan listrik yang andal dapat membantu Pilkada 2024 berjalan lancar, mencerminkan semangat demokrasi yang sehat di Indonesia.

Untuk mendapatkan layanan kelistrikan selama Pilkada, masyarakat dapat mengakses PLN Mobile atau menghubungi Contact Center PLN 123. (*)

Berita lainnya  Pawatwil Polda Kepri Lakukan Asistensi Operasi Mantab Brata Seligi 2023-2024 di Polres Bintan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.