September 8, 2026

Media Terpercaya

Semarak Hari Bakti ke-53, BP Batam Gelar Pertandingan Badminton Antar Pegawai Selama Dua Hari

2 min read

Batam, Nusantaratoday.net – Masih dalam semarak Hari Bakti ke-53 Tahun, Pertandingan Badminton Antar Pegawai dan Mitra BP Batam yang dihelat pada 23-24 November 2024 di TM Arena resmi berakhir.

Penutupan pertandingan badminton ini ditandai dengan kemenangan Sutar Jaya dan Arif dari PT BIB (kategori ganda perorangan), tim Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan (kategori beregu putra) dan tim Anggota Bidang Pengusahaan – A (kategori beregu putri).

Kepala Biro Umum selaku Ketua PB-BP Batam, Budi Susilo dalam sambutannya mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan pertandingan ini dan berharap kegiatan ini dapat rutin dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi antar pegawai di lingkungan BP Batam.

“Kami ucapkan selamat kepada para pemenang, terima kasih juga kepada pemain, panitia, tenaga medis serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pertandingan ini,” ujar Budi.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya dilakukan satu tahun sekali (sempena Hari Bakti saja), namun dapat terus berjalan secara rutin sebagai momen mempererat silaturahmi dan meningkatkan kekompakan antar pegawai di lingkungan BP Batam,” pungkas Budi.

Di penghujung acara, Budi Susilo berkesempatan menyerahkan trofi kepada seluruh pemenang dengan rincian sebagai berikut:

Kategori Ganda Perorangan:
Juara 1 – Sutar Jaya dan Arif (PT Bandara International Batam)
Juara 2 – Ghaby dan Agus (Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan)
Juara 3 – Sudarmono dan M. Ali (Anggota Bidang Pengusahaan)
Juara Harapan 1 – Luqman dan Yogi (Anggota Bidang Kebijakan Strategis)

Kategori Ganda Putra:
Juara 1 – Tim Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan
Juara 2 – Tim B Anggota Bidang Pengusahaan
Juara 3 – PT Bandara International Batam dan Tim A Anggota Bidang Pengusahaan

Kategori Ganda Putri:
Juara 1 – Tim A Anggota Bidang Pengusahaan
Juara 2 – Tim A Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan
Juara 3 – Tim A Anggota Bidang Kebijakan Strategis dan Tim A Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi.(*)

Berita lainnya  PMI Kota Batam Apresiasi Peran BP Batam dalam Kegiatan Kemanusiaan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.