September 9, 2026

Media Terpercaya

PJS Labuhanbatu Berbagi Kasih: Menguatkan Solidaritas Antar Jurnalis

2 min read

LABUHANBATU, Nusantaratoday.net – Jumat penuh berkah menjadi sebuah momentum istimewa untuk menebar kasih sayang dan kepedulian. Melangkah maju dengan semangat berbagi,
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Labuhanbatu,
menjadikan hari itu hari yang bermakna bagi para rekan seprofesi yang berada di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Jumat (20/12/2024).

Dalam semangat solidaritas, Ketua DPC PJS Labuhanbatu Rizal Efendi, SH bersama seluruh jajaran pengurus berhasil menggalang donasi dari para jurnalis dan dermawan yang peduli. Respon antusias dan dukungan penuh dari berbagai pihak membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas.

“Kami di Pro Jurnalismesia Siber Labuhanbatu percaya bahwa jurnalisme bukan hanya tentang menyampaikan berita, tetapi juga tentang menyebarkan harapan dan cinta. Dengan semangat kebersamaan, kami ingin berbagi kasih kepada saudara-saudara kami sesama jurnalis,” ujar Rizal.

Ia menegaskan, PJS bukan sekadar wadah untuk menyampaikan berita, tetapi juga ruang untuk mempererat persaudaraan, berbagi pengetahuan, serta memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para pengurus.

“Apa yang kami lakukan hari ini bukan karena kami berlebih, melainkan karena kami ingin berbagi. Ini adalah bentuk kasih kami kepada teman-teman jurnalis di Labuhanbatu yang tetap konsisten menjalankan tugas mulia mereka. Harapannya, langkah kecil ini dapat sedikit meringankan beban mereka dan keluarga,” tambahnya.

Melalui aksi ini, PJS ingin menegaskan bahwa kekuatan jurnalisme tidak hanya terletak pada pena, tetapi juga pada hati yang penuh empati. Bersama DPC PJS Labuhanbatu berharap dapat terus menghadirkan pemberitaan yang mendidik, mencerahkan, dan membawa perubahan positif bagi masyarakat Sumatera Utara, khususnya Labuhanbatu.

Semangat berbagi di Jumat berkah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian antar sesama dapat menciptakan solidaritas yang lebih kuat, menjadikan komunitas jurnalis sebagai pilar penting dalam membangun masyarakat yang cerdas dan bersinar.#

Berita lainnya  Pengacara Perkebunan Diduga Rendahkan Profesi Wartawan, Rizal: Harus Minta Maaf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.