September 8, 2026

Media Terpercaya

LUKW UPN Veteran Yogyakarta Uji 19 Wartawan Kaltim di Badak LNG Bontang

3 min read

BONTANG, Nusantaratoday.net – Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta menguji 19 orang wartawan Bontang, Samarinda dan Balikpapan selama dua hari, 21-22 November 2024, di Badak LNG Learning Center Bontang Kalimantan Timur.

Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diadakan oleh LUKW UPN “Veteran” Yogyakarta kolaborasi Pemkab Bontang, PT Badak LNG Bontang dan PWI Bontang itu ditutup secara resmi oleh Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar, ST, M,Si.

Saat penutupan, hadir juga Pjs Senior Manager Corporate Communication PT Badak LNG, Putra Peni Luhur Wibowo dan Ketua PWI Bontang Suriadi Said, serta UKW ini digelar dalam empat jenjang, yaitu satu  jenjang muda, dua  jenjang madya, dan satu k jenjang utama.

Direktur LPKW UPN Yogyakarta, Susilastuti DN mengungkapkan, dari 19 peserta, 18 di antaranya dinyatakan kompeten. “Belum kompeten bukan berarti gagal, tetapi hanya perlu memperbaiki di mata uji tertentu,” ujarnya, memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil. Peserta yang belum kompeten 6 bulan ke depan bisa mengikuti UKW lagi.

Susilastuti DN menambahkan, pihaknya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT Badak LNG Bontang dan Pemkab Bontang yang telah memberikan perhatian dan dukungannya pada peningkatan kompetensi wartawan di Provinsi Kalimantan Timur.

“Support dan dukungan ini patut diapresiasi, karena dengan dukungan itu dapat mempercepat proses para wartawan di Kalimantan Timur agar segera kompeten dan dapat meningkatkan jenjang kompetensi mereka,” ujar doktor ilmu komunikasi lulusan UGM Yogyakarta itu.

Sementara itu, Pjs Senior Manager Corporate Communication PT Badak LNG, Putra Peni Luhur Wibowo, menegaskan pentingnya peran wartawan dalam mempublikasikan aktivitas perusahaan hingga ke tingkat internasional. “Uji  kompetensi ini, kami berharap media lokal dapat berkembang menjadi media nasional,” ungkapnya.

Berita lainnya  Dewan Pakar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Troy Pomalingo, memperlihatkan kepedulian  terhadap wartawan yang bekerja dengan risiko tinggi

Putra Peni Luhur Wibowo juga berharap agar para wartawan di Bontang dan Kalimantan Timur lainnya, dapat terus meningkatkan kompetensinya, tidak hanya terbatas pada UKW. Apalagi, selama ini komunikasi dan kerja sama antara PT Badak LNG Bontang dengan para wartawan sudah terjalin baik.

Kemudian, sebelum menutup UKW secara resmi, Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar memberikan apresiasi atas pelaksanaan UKW yang dilaksanakan oleh LUKW UPN “Veteran” Yogyakarta dan bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bontang, PT Badak LNG Bontang dan PWI Bontang itu.

Menurutnya, peran media sangat strategis sebagai mitra pemerintah dan perusahaan, sehingga sinergi, koordinasi, dan kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, organisasi profesi dan perguruan tinggi harus terus diperkuat.

“Media adalah mitra strategis bagi pemerintah dan perusahaan.  Adanya lima elemen yang bersinergi—pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media, kerja sama ini dapat disebut sebagai pentahelix,” ujar Munawwar.

Munawwar mengucapkan selamat kepada para peserta UKW, khususnya yang berhasil dinyatakan kompeten. UKW keempat ini menghadirkan penguji dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta  dan dinilai sukses meskipun ada satu peserta yang belum kompeten.

“Keberhasilan pelaksanaan UKW ini mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas jurnalisme di Kota Bontang. Terus tingkatkan kompetensi dan profesionalisme agar media dapat menjadi pilar penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan terpercaya,” pesan Munawwar.

Pelaksanaan UKW kali ini tidak hanya diikuti wartawan Bontang, tetapi juga dari Samarinda dan Balikpapan. UKW menjadi momentum penting bagi peningkatan mutu wartawan, sekaligus memperkuat sinergi antara insan pers, pemerintah, dan dunia usaha.##

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.