September 9, 2026

Media Terpercaya

Muhammad Rudi Lantik Direktur Pengamanan Aset BP Batam

2 min read

Batam, Nusantaratoday.net – Kepala Badan Pengusahaan Batam, Muhammad Rudi melantik Brigjen Pol Teguh Yuswardhie sebagai Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Selasa (22/1/2025).

Kegiatan ini digelar di Marketing Center BP Batam, dihadiri oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta para Anggota Bidang, serta para Pejabat Tingkat 2 di lingkungan BP Batam.

Teguh nantinya akan menggantikan Brigjen Pol Rudi Hananto Nugroho yang telah memasuki masa purna.

Teguh Yuswardhie merupakan anggota satuan Polisi Republik Indonesia yang lahir dan menghabiskan masa sekolahnya hingga SMA di Medan, Sumatera Utara. Setelah lulus dari Akademi Kepolisian pada tahun 1995, ia kemudian memulai karirnya di Polda Sumut pada tahun 1996.

Adapun jabatan terakhir yang ia emban adalah Pati Bareskrim Polri dengan pangkat Brigjen Pol.

Pelantikan berjalan dengan penuh khidmat. Setelah pengucapan sumpah, Muhammad Rudi berkesempatan untuk memberikan sambutan dan arahan kepada pejabat yang baru saja dilantik.

Ia secara spesifik menekankan agar Teguh mampu menjaga kekompakan yang sudah terjalin dan tak gentar menghadapi tantangan di lapangan.

“Saya titip jaga kekompakan di lingkungan BP Batam, agar semua pembangunan (infrastruktur) fisik dan kegiatan investasi dapat berjalan lancar di Kota Batam sesuai arahan Presiden RI,” ujar Muhammad Rudi.

Tidak hanya itu, ia mengatakan kekompakan juga menjadi kunci utama suksesnya pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City.

“Ke depannya, mudah-mudahan kehadiran Bapak bisa menjadi pemersatu, baik Forkopimda Provinsi, Kota, dan BP Batam sendiri. Ini nantinya akan berdampak pada proses investasi Kota Batam semakin meningkat di tahun 2025 ini,” pungkasnya.

Di penghujung sambutannya, Muhammad Rudi mengingatkan seluruh Pejabat Tingkat 2 yang hadir untuk menyambut kehadiran Teguh dengan semangat kebersamaan dalam menjaga integritas dan marwah instansi.(red)

Berita lainnya  Amsakar Ajak Masyarakat Bangun Energi Kolektif Demi Kemajuan Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.