September 8, 2026

Media Terpercaya

PERKUAT SINERGI, KAPOLDA KEPRI TERIMA AUDIENSI DIREKSI PT PLN BATAM

3 min read

Batam, Nusantaratoday.net – Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima audiensi dari Direktur Utama PT PLN Batam beserta jajaran di Polda Kepri. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antara PLN Batam dan kepolisian dalam menjaga keamanan serta kelancaran operasional infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Kepri, yang bertempat di Ruang Kerja Kapolda Kepri. Pada Rabu (5/3/2025).

Dalam pertemuan ini, turut hadir Pejabat Utama Polda Kepri, Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk M. Irwansyah Putra, Direktur Operasi, Bpk Dinda Alamsyah, Direktur Bisnis dan Pembangunan Usaha, Bpk Khairullah, Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan Hukum, Bpk Pardamean Matondang, serta Sekretaris Perusahaan, Bpk Zulhamdi.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyambut baik kunjungan jajaran PT PLN Batam karena pentingnya kerja sama dalam menjaga keamanan aset-aset vital, terutama infrastruktur kelistrikan yang menjadi bagian dari kepentingan masyarakat luas. Kapolda Kepri menegaskan bahwa Polda Kepri siap memberikan dukungan penuh kepada PLN dalam menjaga keamanan dan ketertiban guna memastikan kelancaran pasokan listrik di wilayah Kepri, Tutur Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

“Kami memahami bahwa aset PLN adalah objek vital yang harus dijaga dengan penuh perhatian. Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas keamanan, kami siap bekerja sama untuk mengatasi tantangan yang ada serta memastikan pasokan listrik berjalan lancar demi memenuhi kebutuhan masyarakat,” Ujar Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

“Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., juga mengingatkan pihak PLN agar terus melakukan upaya proaktif dalam menjaga keamanan jaringan listrik guna menghindari potensi gangguan yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat. kami berharap setiap proses pembangunan dan pemeliharaan aset PLN tetap mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan, Ucap Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H.

Berita lainnya  Peringati Bulan K3 Nasional 2025, PLN Batam Tekankan Komitmen Zero Harm Zero Loss

Sementara itu, Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Kapolda Kepri beserta jajaran. Dengan kerja sama yang telah terjalin antara PLN dan Polda Kepri menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan infrastruktur kelistrikan. Diharapkan sinergi ini terus berkembang dan semakin erat guna mendukung kelancaran operasional serta pelayanan listrik bagi Masyarakat Kepulauan Riau, Ungkap Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra.

“Kami berharap adanya arahan dan bimbingan dari Kapolda terkait pengamanan aset PLN serta dukungan penuh dalam kebijakan operasional kami. Saat ini, kami menghadapi tantangan terkait keberadaan beberapa tower PLN yang terdampak oleh proyek pembangunan. Kami berharap ada koordinasi lebih lanjut agar infrastruktur vital kami tetap aman dan tidak terganggu,” Jelas Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra.

“Selain itu, Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra, juga mengungkapkan rencana pengembangan pembangkit listrik baru di Batam yang memerlukan dukungan kepolisian dalam aspek keamanan serta kelancaran proses pembangunannya. Dengan terjalinnya kerja sama yang solid antara PLN dan Polda Kepri, diharapkan pasokan listrik di wilayah Kepri dapat terus terjaga dengan handal, aman, dan stabil demi memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal,” Tutup Direktur Utama PT PLN Batam, Bpk. M. Irwansyah Putra.

Terakhir, dalam kesempatan yang sama Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.