September 8, 2026

Media Terpercaya

TUNAMEN FUTSAL PK NTT CUP 2 KOTA BATAM DI IKUTI 32 TIM

3 min read

Oplus_16908288

Batam, Nusantaratoday.net – Sebanyak tiga puluh dua (32) tim Futsal di Kota Batam, mengikuti Technical Meeting (TM) dalam turnamen Futsal PK NTT Cup 2 tahun 2025, Sabtu (19/7) di Rumah Besar PK NTT Kota Batam. Dari 32 tim yang berlaga di Turnamen PK NTT Cup 2, terbagi dalam delapan (8) grub. TM ini sendiri dipimpin oleh perwakilan Wasit dari Askot PSSI Kota Batam.

Dalam TM yang diselenggarakan oleh panitia penyelenggara di Rumbes PK NTT kota Batam, masing-masing klub menghadirkan manager dan pelatih. Setelah menyepakati system dan aturan pertandingan, langsung dilaksanakan pencabutan undian untuk pembagian grub.

Dalam sambutannya, Ketua Pemuda PK NTT Kota Batam, Ahmad Syahbudin mengharapkan dengan Kembali digelarnya turnamen Futsal PK NTT Cup, animo dan pencinta Futsal Kota Batam, bisa terobati. Apalagi Turnamen Futsal PK NTT Cup sempat tertunda dengan adanya agenda politik nasional, baik dimulai dengan Pemilu Legislatif, Presiden kemudian dilanjutkan dengan Pemilihan Kepala Daerah, pada tahun 2024.

Arnol Sapaan Ahmad Syahbudin juga menjelaskan, bahwa turnamen kedua ini, diharapkan bisa berjalan dengan sukses seperti pada turnamen sebelumnya. Apalagi turnamen berakhir tanpa ada perkelahian antar pemain ataupun supporter dari stiap club.

Lebih jauh Arnol berharap, dengan terus bergulirnya Turnamen Futsal PK NTT Cup ini, semoga bisa mencetak atau melahirkan atlet professional yang bisa membawa nama Batam.

“Dengan Kembali bergulirnya turnamen Futsal ini, kami berharap bisa menjadi sarana atau gelandang bagi pencinta dan pemain Futsal untuk menyalurkan bakat dan kemampuannya dalam pertandingan Futsal. Maka kami mengharapkan bisa melahirkan atlet professional dari turnamen ini, hingga membawa nama Batam ditingkat Nasional” ujar Arnol.

Berita lainnya  BP Batam Pastikan 28 September 2023 Bukan Batas Akhir Pendaftaran

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Turnamen Futsal PK NTT Cup 2, Doris Atawollo mengungkapkan terimakasih kepada 32 club yang telah memenuhi undangan panitia untuk mengikuti technical meeting, sebelum kick off dimulai.

Selanjutnya Doris juga mengungkapkan bahwa dengan pengundian pembagian grub ini, maka Turnamen Futsal PK NTT Cup 2 tahun 2025, akan segera dilaksanakan. Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan panitia pelaksana, maka pembukaan pertandingan Futsal PK NTT Cup 2 akan dilaksanakan pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Sementara 32 Club Futsal yang ikut dalam turnamen Futsal PK NTT Cup 2 ini, adalah:

1. HAUMENI FC
2. JMS FC
3. PLN BATAM FC
4. SBP ADONARA ALL STAR
5. AMPERA FC
6. B PIB PHILPS FC
7. BALOI CENTER FC
8. BONGKAR FC
9. PAGUYUBAN ADONARA FC
10. ACIL UNITED
11. ADONARA ALL STAR
12. TAWA TANA FC
13. ORANG KOLI FC
14. B-46 FC
15. POSEIDON FC
16. BINA PRATAMA FC
17. LASKAR KELIMUTU FC
18. GAOR FC
19. ILE APE FC
20. UNIVERSITAS TERBUKA BATAM FC
21. GARUDA FC
22. PADANG KOTA FC
23. PERSEWA BATAM FC
24. SBP ADONARA FC
25. MELANESIA FC
26. SIMATELEX FC
27. MAHKOTA FC
28. BATU KARANG FC
29. MARU FC
30. PERSENI FC
31. BIATABANG FC
32. PERKAB SUMBA FC

Sementara itu, Wasit Askot Kota Batam, Suryadi yang memimpin jalannya TM, mengapresiasi 32 club yang sudah sangat dan memahami aturan pertandingan Futsal, sehingga tidak ada perdebatan yang serius dalam menetapakan aturan pertandingan untuk Turnamen Futsal PK NTT Cup 2 tahun 2025.

“ Walaupun kita sudah sangat memahami aturan pertandingan ini, kami sebagai Wasit yang akan memimpin jalannya pertandingan di turnamen nanti, sangat mengharapakn adanya sportifitas dan fair play dari masing-masing club untuk mengingatkan pemainnya. Sehingga dengan suksesnya Turnamen Futsal PK NTT Cup 2, akan berlanjut terus di Turnamen berikutnya “ tegas Suryadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.