April 15, 2026

Media Terpercaya

Anggota Polri Lulusan 2025 Diduga Jadi Korban Kekerasan, Meninggal Dunia di Batam

2 min read

Oplus_16908288

BATAM, Nusantaratoday.net – Duka mendalam menyelimuti keluarga seorang anggota Polri muda, Natanael Simanungkait (NS), yang diduga menjadi korban kekerasan oleh senior dan sejumlah rekan satu angkatan (letting). Korban yang diketahui baru lulus pendidikan kepolisian pada Desember 2025 tersebut dilaporkan meninggal dunia.

Saat ini, jenazah korban tengah menjalani proses autopsi di ruang Instalasi Forensik RS Bhayangkara Polda Kepri guna memastikan penyebab pasti kematian.

Suasana duka terlihat jelas di lingkungan rumah sakit. Keluarga korban yang datang untuk menunggu proses autopsi tampak terpukul atas kepergian mendadak putra mereka.

Orang tua korban, yang ditemui di RS Bhayangkara pada Selasa pagi sekitar pukul 09.30 WIB, mengaku tidak menyangka anaknya akan meninggal dalam kondisi yang tragis.

“Kami sangat terpukul. Tidak pernah menyangka anak kami akan pergi secepat ini, apalagi dengan kondisi seperti ini,” ungkap salah satu anggota keluarga dengan suara bergetar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban diduga mengalami kekerasan yang melibatkan oknum senior dan beberapa rekan seangkatannya. Namun hingga saat ini, kronologi lengkap kejadian masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Kasus ini pun menjadi perhatian serius, mengingat dugaan kekerasan di lingkungan institusi penegak hukum berpotensi mencederai kepercayaan publik.

Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi secara rinci terkait penyebab kematian maupun pihak-pihak yang diduga terlibat. Hasil autopsi diharapkan dapat menjadi dasar awal untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.

Sejumlah pihak mendesak agar kasus ini diusut secara transparan dan tuntas, tanpa ada upaya menutup-nutupi.

Keluarga korban berharap agar proses hukum berjalan secara objektif dan memberikan keadilan atas kematian anak mereka.

“Kami hanya ingin kebenaran. Kalau memang ada yang salah, kami berharap diproses sesuai hukum yang berlaku,” tambah keluarga korban.

Berita lainnya  Amerika Serikat ‘Lirik’ Batam untuk Industri Semikonduktor

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tidak boleh ada ruang bagi praktik kekerasan dalam bentuk apa pun, terlebih di institusi yang seharusnya menjunjung tinggi disiplin, hukum, dan kemanusiaan.

Publik kini menanti langkah tegas aparat untuk mengungkap fakta di balik kematian anggota muda tersebut, sekaligus memastikan keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diunggah, Redaksi masih menunggu klarifikasi dari Polda Kepri. (Pjs)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.