September 8, 2026

Media Terpercaya

Jangan Biarkan Satu Klip Menutupi Kerja Nyata Imam Sutiawan untuk Kepri

2 min read

Batam, Nusantaratoday.Net – Video Ketua DPRD Kepri Imam Sutiawan naik motor gede tanpa helm memang viral dan mengundang kritikan. Wajar Pejabat publik dituntut jadi contoh, Imam juga sudah mengakui itu dan minta maaf secara terbuka.

Tapi kalau narasi berhenti di situ, publik akan kehilangan konteks yang lebih penting: apa yang sedang dikerjakan Ketua DPRD ini untuk 2.400 pulau di Kepri.

Sejak menjabat Oktober 2024, Imam tidak cuma duduk di Dompak. Ia turun langsung ke Natuna, Anambas, Lingga, Karimun. Hasilnya dibawa ke meja pembahasan anggaran Buktinya:

1. *Konektivitas*: DPRD dorong evaluasi rute kapal perintis. Tujuannya sederhana — jangan ada pulau terisolir lebih dari 2 minggu.
2. *Harga bahan pokok*: Temuan lapangan soal lonjakan harga di pulau kecil langsung masuk pembahasan APBD 2026.
3. *Kesehatan*: DPRD Kepri desak penambahan tenaga medis dan obat di puskesmas pulau terluar.

“Kritik itu saya terima. Tapi saya juga punya tanggung jawab mengawal uang rakyat supaya sampai ke pulau-pulau kecil. Itu yang saya kerjakan tiap minggu,” ucap Imam.

Sosok Imam sangat di kenal dengan berpetualang  ke daerah daerah terpencil dan daerah terluar di wilayah Kepri.Imam , tidak hanya menerima data ataupun informasi dari para Pejabat dan Kepala Dinas yang ada di Kepulauan riau.

Dalam kerja nyatanya Imam selalu turun ke daerah terpencil dan daerah terluar kepri yang selama ini tidak tersentuh, agar dapat menjadi acuan dalam pembahasan rapat di DPRD Kepri dalam mengambil Keputusan dan  penetapan APBD Kepri, sehingga Pembangunan dan kemajuan dapat dirasakan oleh Masyarakat Kepulauan riau secara menyeluruh sampai ke daerah daerah terpencil ,” ucap Imam kepada Nusantaratoday. ( Sht007mora ).

Berita lainnya  Ketua KONI Batam Rani fitriyani,  Undang Masyarakat Hadiri Halal bihalal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.