September 9, 2026

Media Terpercaya

2 min read

Oplus_16908288

Batam, Nusantaratoday.net – Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kota Batam kembali membawa kabar membanggakan. Untuk ketiga kalinya secara berturut-turut, Batam berhasil mempertahankan gelar juara umum pada MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Kepulangan para kafilah disambut langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, di Love Seafood Restaurant, Punggur, Jumat (10/7/2026). Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan tilawah dan syiar Al-Qur’an di Kota Batam. Keberhasilan mempertahankan posisi puncak sekaligus menunjukkan kerja keras para peserta, pelatih, pembina, serta seluruh tim pendamping yang terlibat dalam persiapan hingga pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

Dalam kesempatan itu, Amsakar menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya kepada seluruh anggota kafilah yang telah membawa nama Batam kembali meraih prestasi terbaik. “Alhamdulillah, perjuangan adik-adik sekalian patut mendapatkan apresiasi yang setinggi-tingginya. Saya bersama Ibu Wakil Wali Kota merasa bangga dan menaruh hormat atas kekompakan, keseriusan, serta semangat seluruh tim hingga mampu mempersembahkan prestasi terbaik bagi Kota Batam,” ujar Amsakar.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang berkelanjutan, kedisiplinan, serta kerja sama berbagai pihak. Ia berharap semangat latihan dan kekompakan yang selama ini terbangun dapat terus dijaga agar Batam mampu mempertahankan prestasi pada ajang berikutnya.

“Menjadi juara memang penting, tetapi yang jauh lebih penting adalah tetap rendah hati. Jadikan kemenangan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri menghadapi MTQ Nasional di Semarang,” pesannya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Batam sekaligus Ketua Kafilah MTQ Kota Batam, Yusfa Hendri, menyampaikan capaian yang berhasil diraih kontingen Batam.

Dari 48 cabang yang diperlombakan, Batam berhasil meraih prestasi pada 43 cabang. Rinciannya, sebanyak 27 juara pertama, 12 juara kedua, dan empat juara ketiga. Dengan perolehan tersebut, Kota Batam mengumpulkan total 347 poin dan kembali menjadi juara umum MTQ XII tingkat Provinsi Kepri. Sementara itu, Kota Tanjungpinang berada di posisi kedua dengan 141 poin. Disusul Kabupaten Karimun dengan 133 poin, Kabupaten Lingga dan Natuna masing-masing 111 poin, serta Kabupaten Bintan dan Kepulauan Anambas yang sama-sama memperoleh 98 poin.

Berita lainnya  Wali Kota Batam dan Sekda Gelar Halal Bihalal Halal ASN dan THL Pemko Batam

Yusfa mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihak yang terlibat, sekaligus bentuk dukungan Pemerintah Kota Batam dalam pembinaan kafilah.

“Kemenangan ini adalah anugerah dari Allah SWT. Kami bersyukur atas hasil yang diraih dan mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota serta Ibu Wakil Wali Kota atas perhatian dan dukungannya terhadap pembinaan Kafilah MTQ Kota Batam,” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Batam menyiapkan bonus bagi seluruh peserta. Peraih juara pertama mendapatkan bonus sebesar Rp10 juta, juara kedua Rp8 juta, juara ketiga Rp6 juta, sementara peserta yang belum meraih juara tetap memperoleh apresiasi sebesar Rp3 juta. Tidak hanya dari pemerintah daerah, penghargaan tambahan juga diberikan secara pribadi oleh sejumlah pejabat.

Amsakar memberikan bonus sebesar Rp50 juta kepada kafilah, sedangkan Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menyerahkan bonus sebesar Rp20 juta. Bonus tersebut menjadi bentuk apresiasi atas perjuangan kontingen Batam yang kembali mengukir prestasi dan berhasil mempertahankan gelar juara umum MTQ tingkat Provinsi Kepulauan Riau.(r/kadiskominfobtm)

More Stories

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.