September 9, 2026

Media Terpercaya

Amsakar Lantik 311 ASN, Ini Daftar Nama Pejabat Baru Pemko Batam

3 min read

Oplus_16908288

Batam, Nusantaratoday.net – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melakukan rotasi dan promosi besar-besaran di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam. Sebanyak 311 aparatur sipil negara (ASN) resmi dilantik, Rabu (5/8/2026).

Pelantikan tersebut mencakup berbagai tingkatan jabatan, mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT), administrator, pengawas, kepala sekolah, hingga pejabat fungsional.

Dari total ASN yang dilantik, sebanyak 171 orang merupakan pejabat struktural. Sementara 140 lainnya berasal dari jabatan fungsional, termasuk sekitar 100 kepala sekolah tingkat SD dan SMP negeri serta puluhan pejabat fungsional dari berbagai bidang.

Dalam jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, terdapat sejumlah nama yang menempati posisi strategis. Demi Hasfinul Nasution dipercaya sebagai Inspektur Daerah Kota Batam, Novi Harmadyastuti sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, serta Amuri sebagai Camat Nongsa.

Pada jajaran administrator dan pengawas, sejumlah posisi juga mengalami pergantian. Rahmat Kurniawan dipercaya sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setdako Batam, Desman Wardi sebagai Inspektur Pembantu II Inspektorat, Eva Marhaini sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Moh Zani sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, serta Ghufron sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Rotasi juga menyentuh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Kukuk Slamet Prianto dilantik sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Muldiarman sebagai Kepala Bidang Prasarana Air Bersih dan Air Limbah DCKTR, Aulia Akbar sebagai Kepala Bidang Tata Ruang DCKTR, Wan Taufik sebagai Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, serta Adi Marwanto sebagai Kepala Bidang Drainase.

Di lingkungan Dinas Pendidikan, Sularno dipercaya menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan. Ia didampingi Joni Satria Putra sebagai Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal serta Johari sebagai Kepala Bidang Pembinaan SMP.

Berita lainnya  Sekolah Penerbangan Asal Singapura Tertarik Berinvestasi di Batam

Sementara di sektor perdagangan dan perindustrian, Yuniarti dilantik sebagai Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Eva Corrina dipercaya sebagai Kepala Bidang Pengawasan Koperasi, Iwan Kurniawan sebagai Kepala Bidang Penatagunaan dan Pendayagunaan Tanah, Cicik Kurniawati sebagai Kepala Bidang Penguatan Daya Saing Produk Perikanan, serta Henny Thesnawati sebagai Kepala Bidang Perikanan Budidaya.

Sejumlah Lurah Baru Dilantik

Rotasi birokrasi juga menyasar jabatan kewilayahan. Sejumlah lurah baru dilantik untuk memimpin kelurahan di berbagai kecamatan di Batam.

Di antaranya Alpizar sebagai Lurah Sungai Langkai, Rendi Ifandila sebagai Lurah Sungai Binti, Bahadmawandy sebagai Lurah Sungai Pelunggut, Sabar sebagai Lurah Sagulung Kota, M. Toni sebagai Lurah Tanjunguncang, Rasman Apandi sebagai Lurah Buliang, serta T. Akbar sebagai Lurah Belian.

Selain itu, Arjoni dipercaya memimpin Kelurahan Baloi Permai, R. Padiel di Sungai Panas, Putri Ayu Farachnaz di Sukajadi, Ongky Parmadhie Putra di Taman Baloi, Muhammad Hidayat di Teluk Tering, Harry Andriano di Lubuk Baja Kota, Syahril di Baloi Indah, Gabriella Panjaitan di Duriangkang, Pokas Mariadinata di Tiban Baru, Galang Panji Satria di Tanjung Riau, Andi Hasanuddin di Tanjung Sengkuang, Mujito di Batu Merah, Hendri di Ngenang, Makmur di Kabil, Syaiful Bahari di Setokok, Alim Ridwan di Galang Baru, serta M. Daud di Rempang Cate.

100 Kepala Sekolah Ikut Dilantik

Selain pejabat struktural, pelantikan juga mencakup sekitar 100 kepala sekolah SD, SMP, dan TK negeri.

Beberapa di antaranya Wiartis sebagai Kepala SMP Negeri 1 Batam, Sri Rahayu sebagai Kepala SMP Negeri 4 Batam, serta Zulfanhadi AS sebagai Kepala SMP Negeri 5 Batam.

Sementara itu, sebanyak 40 pejabat fungsional juga dilantik. Mereka berasal dari berbagai profesi, seperti pustakawan, arsiparis, pranata komputer, analis keuangan, tenaga kesehatan, bidan, perawat, hingga Polisi Pamong Praja Ahli Pertama.

Berita lainnya  Sinergi Pengawasan Nasional, BP Batam Partisipasi Dalam Pameran BPKP Expo Pengawasan Intern 2024

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi setelah adanya pejabat yang memasuki masa pensiun serta kebutuhan penyesuaian struktur birokrasi.

Dalam arahannya, Amsakar menegaskan rotasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi, memahami tugas pokok dan fungsi, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.

Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab untuk mendukung percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Batam.(r/diskominfobatam).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.