September 7, 2026

Media Terpercaya

Wakil Walikota Batam Amsakar, Adakan Silaturahmi Dengan Masyarakat Batuaji

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Kegiatan Tim Relawan Amsakar dengan agenda “Ngopi Bareng Tokoh dan Masyarakat bersama Bang Amsakar” kembali digelar di Kecamatan Batu Aji pada Minggu sore (20/08/23), sekira pukul 15.30 Wib.

Acara tersebut dilaksanakan di Aula Mitra Mall Lantai 2 Aviari, yang dihadiri langsung oleh Amsakar Achmad yang masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam bersama Ketua Umum GARPU Partai Nasdem.

Pada agenda ini, sedikit agak berbeda dengan kecamatan yang sebelumnya, dimana sejumlah tokoh dan masyarakat yang hadir sangat bersemangat yang tak terhingga, termasuk salah satu Tokoh Masyarakat Batu aji, Syahrial Lubis yang sangat membakar semangat para hadirin.

Dalam sambutannya, Amsakar Achmad mengatakan bahwa ini yang ke sepuluh kali dari 12 Kecamatan Kota Batam menghadiri kegiatan tim relawan ‘Ngopi Bareng bersama Tokoh dan Masyarakat’.

“Hari ini tampak sangat ramai, penuh dengan kehadiran yang wajah ikhlas dan cerah, dengan semangat yang berapi-api dan menggebu-gebu, dan tanpa terintimidasi,” ujar Amsakar Achmad disambut dengan tepuk tangan yang meriah.

Diungkapkan Amsakar bahwa dirinya sudah saatnya untuk melanjutkan estafet kepemerintahan kota Batam di masa yang akan datang.

“Kota Batam ini sudah seperti rumah besar bagi saya, karena sudah 26 tahun berkecimpung di Pemerintahan. Mulai dari menjabat sebagai Kasubbag, Kasi/Kabid, 2 kali Kadis (Kepala Dinas) hingga saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Batam dua periode,” ungkap Amsakar.

“Alhamdulilah, sampai saat ini, saya tidak pernah merecoki di tengah jalan,” pungkasnya.

Amsakar menegaskan, kalau memang kita berada pada mazhab yang sama dengan Amsakar Achmad, di garis yang sama. Maka, kita tidak usah mengurus tepi kain orang. Tak usah mencari-cari penyakit orang.

Berita lainnya  Tanaman di Pedestrian Batam Center Rusak, BP Batam Ajak Masyarakat Menjaga Fasilitas Umum

“Tidak ada rumusnya dari Amsakar Achmad yang seperti itu. Saya berpesan untuk membangun politik yang bersifat edukasi positif, yang bersifat membangun dan janganlah membangun pandangan yang kontra produktif,” ucapnya lagi dengan tegas.

Amsakar berpesan dan berharap untuk terus komunikasikan dengan berpikir yang positif sampai ke tingkat masyarakat arus bawah.

“Berhentilah kita untuk buat daftar dosa orang, berhenti menyebarkan caci maki dan fitnah, berhenti mengampanyekan penyakit-penyakit orang, dan jangan buat duri dalam daging. Oleh sebab itu, ceritakanlah apa adanya tentang Amsakar Achmad ini,” tutupnya.

Ditempat yang sama, Syarial Lubis membakar para tokoh dan masyarakat dari kecamatan Batu Aji dengan Empat Kelurahan.

“Ayok, kita dukung Amsakar Achmad untuk maju menjadi Walikota Batam 2024. Beliau adalah sosok pemimpin yang sudah tidak diragukan lagi kepemipimannya, dan juga beliau low profile,” kata Syarial Lubis dengan sambutan tepuk yang meriah.

Syarial Lubis menyampaikan jika dia (Amsakar) merupakan figur pemimpin yang paling diminati dan dominasi yang banyak dari Masyarakat Kota Batam. (**)

Sumber : rbnnews.co.id
Editor : ps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.