September 8, 2026

Media Terpercaya

Tingkatkan Pelayanan Samsat, Jasa Raharja Kepri Koordinasi Dengan Bapenda Kepri

1 min read

Nusantaratoday.com, JakartaBATAM || Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kepulauan Riau, yang diwakilkan oleh Kepala Unit Keuangan, Akuntansi & TJSL, Heidy Mahardiani Gandi melakukan kunjungan dan koordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Pendapatan Bapenda Kepri, Petit Pamungkas, di Graha Kepri, Kota Batam pada Jumát pagi (3/11/2023). Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pihak Bank BRI sebagai bank yang melayani dalam pembayaran di lingkup Samsat seluruh Kepulauan Riau.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka koordinasi lebih lanjut mengenai adanya peningkatan inovasi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan SWDKLLJ di Samsat Batam Centre, terutama dalam masa pemutihan pajak yang sedang berlangsung saat ini sehingga terdapat kenaikan pembayaran pajak kendaraan bermotor yang dilakukan oleh masyarakat. Inovasi kemudahan pembayaran pajak kendaraan bermotor dan SWDKLLJ tersebut yang bekerjasama dengan Bank BRI, yang memberikan berbagai pilihan untuk permudah wajib pajak melakukan pembayaran, antara lain tidak hanya menggunakan tunai namun juga menggunakan non tunai melalui EDC, QRIS maupun transfer bank.

“Dalam masa pemutihan pajak kendaraan ini tentunya kita perlu mengantisipasi risiko yang dapat timbul, salah satunya risiko dalam hal pembayaran yang dilakukan oleh wajib pajak harus dipermudah, salah satunya dengan menggunakan cara pembayaran non tunai” ucap Heidy.

Program pemutihan pajak kendaraan Provinsi Kepulauan Kepri berlaku dari tanggal 16 Oktober 2023 sampai dengan 18 Nopember 2023. Diharapkan seluruh masyarakat Kepri dapat memanfaatkan kesempatan yang baik ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Berita lainnya  Jasa Raharja Kepri Jalin Kerja Sama Dengan Pos Indonesia KCU Batam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.