September 8, 2026

Media Terpercaya

BP Batam Volleyball Friendly Match 2023 Sukses Digelar, Sinergi Menuju Kota Baru

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Badan Pengusahaan (BP) Batam sukses menggelar laga final Volleyball Friendly Match 2023 di Sporthall Tumenggung Abdul Jamal, Rabu, (6/12/2023) malam.

Masih dalam rangka sempena Hari Bakti BP Batam ke 52, kegiatan ini diikuti 18 tim bola voli dari instansi se Kota Batam.

Ketua Umum Panitia Hari Bakti BP Batam, Binsar Tambunan mengatakan, kegiatan itu sengaja dilakukan pihaknya sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Muhammad Rudi untuk membangun dan meningkatkan sinergi antar instansi.

“Ini merupakan satu hal yang baik yang dapat kita lanjutkan, membina sinergi mendukung pembangunan Batam menuju kota baru,” katanya.

Ia pun turut mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan kegiatan tersebut.

Adapun hasil pada laga final ini, Tim Putra BP Batam sukses mengalahkan Praja Wibawa Pemko Batam dengan skor 3-1 (25-21, 20- 25, 21-25, 20-25).

Tim Putri  Polresta Barelang berhasil menang atas BP Batam dengan skor 3-1 (25-19, 23-25, 25-20, 25-13).

Berikut daftar pemenang Volleyball Friendly Match 2023:

Tim Putra
Juara 1 BP Batam
Juara 2 Praja Wibawa Pemko Batam
Juara 3 BP Batam B
Juara 4 Polda Kepri

Tim Putri
Juara 1 Polresta Barelang
Juara 2 BP Batam
Juara 3 Praja Wibawa Pemko Batam
Juara 4 Lapas Batam

Suporter Terbaik
Terbaik 1 Polresta Barelang
Terbaik 2 Lanud Hang Nadim
Terbaik 3 BP Batam
Terbaik 4 Praja Wibawa Pemko Batam

Pelatih Tim Putra BP Batam, Prayuli Irianti, mengaku bangga atas capaian anak asuhnya di laga final. Sempat mendapat tekanan di set pertama, BP Batam berhasil berbalik unggul dan keluar sebagai pemenang.

“Tim bermain solid dan menunjukkan permainan yang hebat,” imbuhnya.

Turut hadir menyaksikan langsung yaitu Kapolresta Barelang, Kombes Pol Nugroho Tri N; Kasatpol PP Batam, Imam Tohari; Kepala Dinas Perhubungan Batam, Salim; Dirpam Aset BP Batam, Moch. Badrus; Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Batam, Yusfa Hendri.

Berita lainnya  Capaian Investasi Gemilang, BP Batam Raih Penghargaan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.