September 8, 2026

Media Terpercaya

Turnamen Futsal Piala Kepala BP Batam Kategori Pelajar Bakal Berlangsung Tanggal 14 Desember 2023

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mendukung penuh pembinaan atlet futsal di Batam.

Tidak hanya itu, Rudi juga mendorong seluruh atlet untuk terus berprestasi.

Hal tersebut menjadi alasan utama kembali terselenggaranya turnamen futsal Istana Sport Piala Kepala BP Batam Jilid III.

“Prestasi atlet tak terlepas dari pembinaan yang baik dan penyelenggaraan kompetisi yang rutin sebagai tolak ukur keberhasilan dalam pembinaan yang sudah dilakukan,” ujarnya, Jumat (8/12/2023).

Ia berharap, turnamen kali ini mampu melahirkan atlet futsal yang mampu mengharumkan nama Batam di kancah nasional ke depannya.

“Antusias terhadap olahraga futsal cukup tinggi. Semoga kompetisi nanti bisa mencetak bibit potensial. Tetap junjung tinggi sportivitas selama bertanding,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana, Mahmudi Bep menjelaskan bahwa turnamen Piala Kepala BP Batam terbagi dalam dua kategori. Kategori umum dan pelajar.

“Untuk umum ada dua kategori, putra dan putri. Sedangkan pelajar, ada tingkat SMP dan SMA,” ujarnya.

Ia mengakui, penyelenggaraan turnamen Piala Kepala BP Batam tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari para pencinta olahraga futsal. Khususnya di kalangan pelajar.

Selain bergengsi, total hadiah yang telah disiapkan pun cukup fantastis.

“Kategori pelajar akan berlangsung di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal pada tanggal 14 sampai 17 Desember 2023 nanti. Untuk para pelajar se-Kota Batam, mari kita ramaikan untuk mendukung tim kesayangan kalian,” tambahnya.

Untuk kategori umum, baik putra dan putri, pertandingan akan berlangsung di Sport Hill Taman Raya. Mulai tanggal 10 sampai 13 Desember 2023.

“Terima kasih atas dukungan penuh Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi. Support beliau untuk olahraga futsal sangat berarti untuk pembinaan atlet berprestasi ke depan,” pungkasnya. (**)

Berita lainnya  Update Pengerjaan Rumah di Tanjung Banon, BP Batam : Realisasi Sudah Hampir 90 Persen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.