September 8, 2026

Media Terpercaya

Jasa Raharja Berikan Penghargaan Kepada Polda dan Polres yang Bersinergi Terbaik Tahun 2023

2 min read

Nusantaratoday.net, Jakarta || Jasa Raharja menggelar penyerahan apresiasi kepada Polda/Polres Tahun 2023. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai salah satu bentuk penghargaan kepada stakeholders, dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia, yang telah konsisten berkolaborasi dan bersinergi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pemberian penghargaan tersebut dilaksanakan di Aula Lt.4 Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta, dan juga dihadiri secara daring melalui aplikasi Zoom, pada Rabu (20/12/2023).

Dalam sambutanya, Direktur Utama Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa Apresiasi Kepada Polda/Polres Tahun 2023, merupakan kegiatan penghargaan terhadap Polda/Polres yang pada tahun ini secara konsisten, cepat, dan akurat melakukan peng-inputan data Laporan Polisi (LP) pada aplikasi Dors.

“Selain itu, juga Polda/Polres yang secara konsisten dan aktif melaksanakan program upaya teknis keselamatan yang mampu menekan jumlah kejadian laka lantas dan meminimalisir fatalitas korban laka lantas. Serta konsisten secara aktif melakukan operasi gabungan dan memastikan kelengkapan data regident,” ujar Rivan.

Rivan mengatakan bahwa Jasa Raharja sangat merasakan dampak positif dari kolaborasi dan sinergitas yang dilakukan bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya dalam melakukan quick wins yang dapat terukur efektivitasnya dalam waktu yang singkat. “Ini menunjukkan negara hadir bagi masyarakat korban laka lantas, dan Negara hadir mencegah masyarakat menjadi korban laka lantas,”ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rivan menyampaikan terima kasih serta apresiasi yang setinggi tingginya terhadap jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Korlantas Polri sebagai mitra utama, atas kolaborasi dan sinergitas yang terjalin baik selama ini.

“Kami berharap dengan adanya kolaborasi dan sinergitas ini dapat melahirkan upaya-upaya jitu yang selalu up to date dalam tujuan mulia kita bersama, yaitu peningkatan pelayanan dan keselamatan di jalan raya,” ungkap Rivan.

Berita lainnya  PT JASA RAHARJA KEPRI LAKUKAN SINERGITAS PENJAMINAN KORBAN LAKA LANTAS BERSAMA RSUD EMBUNG FATIMAH

Acara tersebut juga dihadiri Kepala Korps Lalu Lintas Polri Brigjen Pol. Aan Suhanan, Dirgakkum Korlantas Brigjen Pol. Raden Slamet Santoso, Direktur Operasional Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, Dirlantas dan Kasatlantas dari Polda Polres terbaik, dan para Kepala Cabang dan Kepala Perwakilan Jasa Raharja.

Adapun, Polda/Polres yang dinilai terbaik berdasarkan kriteria diatas adalah sbb:

1. Polda Sulawesi Selatan

2. Polda Jawa Timur

3. Polda Maluku Utara

4. Polres Metro Bekasi

5. Polres Maros

6. Polres Prabumulih

7. Polres Gorontalo

8. Polres Halmahera Utara

9. Polres Tulang Bawang

10.Polres Minahasa

11.Polres Lumajang

12.Polres Palu

13.Polres Probolinggo

14.Polres Luwu

15.Polres Pinrang

16.Polres Pasuruan

17.Polres Trenggalek

18.Polres Pare-Pare

19.Polres Sidrap

20.Polres Kolut

21.Polres Takalar

22.Polres Lhokseumawe

23.Polrestabes Bandung

24.Polres Malang

25.Polres Lamongan

26.Polres Tuban

27.Polres Mojokerto Kota

28.PJR Cipularang

29.PJR Bitung

30.PJR Cikampek

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.