September 9, 2026

Media Terpercaya

BP Batam Tandatangani Kerjasama Pembangunan PLTS

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT  Batam Sarana Surya dan PT TBS Energi Utama Tbk, menandatangani perjanjian kerjasama penyewaan waduk dalam rangka penyediaan infrastruktur genangan waduk untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya, di ruang rapat Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Kamis (28/12/2023).

Penandatangan tersebut, dilaksanakan oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam bersama Direktur PT  Batam Sarana Surya Vivi Simampo dan SPV Business Development PT TBS Energi Utama Tbk, Dimas Adi Wibowo.

Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam, Wan Darussalam mengatakan, sesuai arahan dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, saat ini Kota Batam tengah disiapkan untuk menjadi Hub Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Hal ini dikarenakan sektor energi memiliki peranan penting bagi peningkatan perekonomian daerah dan nasional.

Sehingga BP Batam, terus mendorong EBT sebagai salah satu fokus untuk menambah daya tarik investasi Kota Batam.

“Penandatanganan ini merupakan tonggak awal Batam menuju green energy kedepannya. Kami harapkan, PLTS ini segera terealisasi dan PT  Batam Sarana Surya dan PT TBS Energi Utama Tbk bisa bersinergi dalam membangun Batam. Ini otomatis akan meningkatkan daya saing Batam,” ujarnya optimis.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano menjelaskan, perjanjian kerjasama dengan PT  Batam Sarana Surya dan PT TBS Energi Utama Tbk ini dalam rangka pembangunan PLTS di Waduk Duriangkang dan Waduk Tembesi selama 25 tahun.

Penandatanganan perjanjian kerjasama pembangunan PLTS terapung ini merupakan perjanjian kerjasama yang pertama di Batam, dalam mendukung program green energy kedepannya.

“Jadi kita harapkan ini awal untuk kedepannya. Diharapkan kerjasama ini akan terus berkembang lagi,” katanya.

Direktur PT  Batam Sarana Surya Vivi Simampo menyampaikan terima kasih kepada BP Batam yang telah memberikan kesempatan kepada PT Batam Sarana Surya dalam pembangunan solar panel untuk memenuhi kebutuhan green energy di Kota Batam. Untuk pembangunan solar panel, Vivi menegaskan bahwa pihaknya akan segera mulai melakukan pembangunan sesuai dengan target yang telah disepakati dalam perjanjian kerjasama.

Berita lainnya  Arus Mudik Lebaran 2024, Ditpam BP Batam Prioritaskan Keamanan dan Kenyamanan Pelabuhan

Ia berharap, kerjasama ini bisa berjalan dengan baik demi kepentingan seluruh masyarakat Kota Batam kedepannya.

“Üntuk tahap awal ini, kami akan membangun solar panel dengan kapasitas 120 MWp, dengan tahap awal 5 MWp. Karena kita berkomitmen untuk melaksanakan misi negara ini menuju green energy dengan zero emission nantinya,” katanya.

Sementara itu, SPV Business Development PT TBS Energi Utama Tbk, Dimas Adi Wibowo mengatakan, penandatanganan kerjasama ini menjadi sejarah bagi PT TBS Energi Utama Tbk dan juga BP Batam. PT TBS Energi Utama Tbk, katanya, mempunyai komitmen dalam transisi menuju green energy. Dengan Kota Batam merupakan salah satu kota yang menjadi prioritas pihaknya dalam mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan penggunaan green energy.

Ia menambahkan, pihaknya akan membangun solar panel berkapasitas 46 MWp di Waduk Tembesi. Sehingga, ia berharap kerjasama yang baik dengan BP Batam ini bisa segera terlaksanakan dan mengalirkan energi yang baik untuk Kota Batam. Terutama untuk kepentingan seluruh industri dan kepentingan investasi yang lebih besar lagi.

“Tentunya kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada BP Batam yang sudah sangat baik dalam berkolaborasi. Sehingga penandatanganan penyewaan waduk ini bisa terlaksana hari ini,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.