September 9, 2026

Media Terpercaya

Kepala BP Batam Muhammad Rudi Apresiasi Peran Wartawan

2 min read

Nusantaratoday.net, Batam || Kepala BP Batam Muhammad Rudi Apresiasi Peran Wartawan dalam kolaborasi bersama Pemerintah mendorong pembangunan daerah.

Hal tersebut ia ungkapkan dalam acara Silaturahmi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kepri, di Golden View Bengkong, Senin (12/2/2024).

Kepala BP Batam Muhammad Rudi tampak hadir bersama Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Marlin Agustina, dan disambut hangat oleh Ketua PWI Kepri Andi Gino, Dewan Kehormatan PWI Kepri Ramon Damora dan mantan Ketua PWI Candra Ibrahim.

Dihadapan para pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia Kepri dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia Kepri, Muhammad Rudi menyampaikan betapa pentingnya peran pers.

“Kepada seluruh pengurus dan anggota PWI Kepri termasuk Ketua Pembina dan Para Istri seluruh pengurus dan anggota, saya ucapkan Selamat Hari Pers Nasional. Selalu semangat, karena Pers adalah bagian penting dari Republik Indonesia.” kata Muhammad Rudi dalam sambutannya.

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa antara wartawan dan pemerintah adalah kesatuan yang tidak dapat dipisahkan untuk bersama bersinergi membangun daerah.

“Kemajuan Batam tak lepas dari peran rekan wartawan yang senantiasa mendorong pemberitaan Batam sehingga banyak investasi dan wisatawan datang.” Lanjut Rudi.

Ia juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawal proses pembangunan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Tak luput, pria yang juga Walikota tersebut menitipkan Kota Batam yang mengalami kemajuan signifikan selama beberapa tahun terakhir khususnya di bidang infrastruktur dan ekonomi.

“Batam ini bukan milik saya atau milik PWI. Batam ini milik kita bersama sampai nanti anak cucu cicit kita. Harus kita bangun untuk kebaikan bersama.” Katanya.

“Contoh pertumbuhan ekonomi kita signifikan di 6.84% tahun lalu. Dengan pembangunan infrastruktur yang massif kita bisa meraih angka tersebut. Namun, untuk menjaganya, Inilah tugas kita bersama.” tutur Muhammad Rudi.

Berita lainnya  RSBP Batam Segera Miliki Poliklinik Screening Jantung Bawaan pada Bayi dan Anak

Kepala BP Batam Muhammad Rudi selanjutnya berkesempatan melakukan potong tumpeng guna peringatan Hari Pers Nasional (HPN) oleh PWI Kepri, bersama Wakil Gubernur Provinsi Kepri Marlin Agustina dan  Seluruh Pengurus PWI Kepri.

Ketua PWI Kepri Andi Gino menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan pemerintah dalam hal ini Kepala BP Batam.

“Kami ucapkan terima kasih banyak atas support yang luar biasa kepada kami insan pers yang mengemban tugas dan menjembatani antar pemerintah dan masyarakat.” Kata Andi Gino.

Pihaknya bersyukur atas pembangunan massif yang telah dilakukan di Batam selama ini. Hal ini membuat rekan media semakin semangat untuk mempublikasikan Batam.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Life Achievement Awards dan santunan kepada para istri wartawan yang gugur dan masih menjadi anggota PWI Kepri di akhir masa hidupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.