September 8, 2026

Media Terpercaya

MUTASI PEJABAT UTAMA POLDA KEPRI DAN PERSONEL POLRES/TA JAJARAN

2 min read

NUSANTARATODAY.net, Batam || Sebanyak 29 (dua puluh sembilan) personel Polda Kepri dan Polres Jajaran terdiri dari Pejabat Utama, Perwira, Bintara dan PNS dilakukan alih tugas jabatan dan mutasi berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor : STR/179/III/2024 tanggal 27 Maret 2024 tentang Alih Tugas Jabatan dan Mutasi Personel Polda Kepri serta Polres/ta jajaran Polda Kepri. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., Pada hari Rabu (27/3/2024).

“Surat Telegram Mutasi tersebut langsung ditandatangani oleh Karo SDM Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Irvan Prawira Satyaputra, S.I.K., M.Si., yang mengatasnamakan Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H”.

Berikut beberapa daftar Pejabat Polda Kepri dan Polres Jajaran yang alih tugas jabatan:

1. AKBP Syahrial, S.E., Kayanma Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubditbintibsos Ditbinmas Polda Kepri;

2. AKBP Heryana, S.E., Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kayanma Polda Kepri;

3. AKBP Isa Imam Syahroni, SIK, M.H., mutasi dari Polda Jambi diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubditgakkum Ditpolairud Polda Kepri;

4. Kompol Chrisman Panjaitan, S.E., M.H., Ps. Kasubditgakkum Ditpolairud Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Ps. Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Kepri;

5. Kompol Adri Setyawan, S.I.K., Ps. Kasubditkamsel Ditlantas Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagwatpers Ro Sdm Polda Kepri;

6. Kompol Rayendra Arga Prayana, S.I.K., Kasatresnarkoba Polresta Barelang Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Kepri;

7. Kompol Satria Nanda, S.I.K., Ps. Kasubditpatroliairud Ditpolairud Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasatresnarkoba Polresta Barelang Polda Kepri;

8. Akp Muhammad Rizqy Saputra, S.Tr.K., S.I.K., M.Si., Ps. Kapolsek Sekupang Polresta Barelang Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Ps. Kanit 1 Subnit 1 Ditresnarkoba Polda Kepri;

Berita lainnya  Kapolda Kepri gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-78 bersama Tamu Undangan

9. Kompol Benhur Gultom, S.E., M.M., Auditor 1 Irbid 2 Itwasda Polda Kepri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolsek Sekupang Polresta Barelang Polda Kepri.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menuturkan bahwa mutasi personel Polda Kepri dan Polres/ta jajaran merupakan hal biasa di tubuh Polri yang mana tidak lain untuk melakukan penyegaran di tubuh Polri.

“Tour of duty dan Tour of area dilihat sebagai kebutuhan organisasi yang biasa dan wajar. Dalam rangka penyegaran organisasi sekaligus promosi jabatan sehingga mutasi atau alih tugas merupakan suatu hal yang dilakukan secara berkala yang bertujuan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas guna penyamaan pola pikir dan pola tindak dalam penyelenggaraan mutasi Polri”. Tutup Kabidhumas Polda Kepri Kombes.Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.