September 8, 2026

Media Terpercaya

Kapolda Kepri gelar Syukuran Hari Bhayangkara ke-78 bersama Tamu Undangan

4 min read

Oplus_0

Batam, Nusantaratoday.net – Setelah melaksanakan upacara Hari Bhayangkara ke-78, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., bersama Para tamu undangan melanjutkan kegiatan Syukuran Dalam Rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78 yang dilaksanakan di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri. Senin (1/7/2024).

Turut hadir antara lain Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, S.E., M.M., Ketua DPRD Kepri Bapak Jumaga Nadeak, S.H., Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Agus Hariadi, M.Han., Pangkoarmada I Laksamana Muda TNI Yoos Suryono H, M.Tr(Han)., M.Tr.Opsla, Kajati Kepri Teguh Subroto, S.H., M.H., Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Jimmy Watuseke, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Danlantamal IV Batam Laksmana Pertama TNI Tjatur Soniarto, CHRMP., M.Tr.Hanla, Ka Zona Bakamla Maritim Barat Laksma Bakamla Bambang Trijanto, Kepala BNN Kepri Brigjen. Pol. Drs. Henry Parlinggoman Simanjuntak, M.M., Kabinda Kepri Brigjen TNI Bonar Pandapotan Panjaitan, Kakanwil Bea Cukai Batam Rizal, S.H., Danlanud RHF Kolonel Pnb. Andi Nur Abadi., S.T., M.M., dan Ketua Bhayangkari Daerah Kepulauan Riau Ny. Retno Dewi Yan Fitri Halimansyah.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., mengucapkan syukur dan terima kasih yang tulus kepada seluruh hadirin yang telah hadir dalam acara syukuran Hari Bhayangkara ke-78 tahun 2024. Beliau menekankan betapa pentingnya momentum ini untuk merefleksikan perjalanan panjang Polri dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan negara. Dengan tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas”.

Lebih lanjut Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., menjelaskan bahwa peristiwa bersejarah awal pembentukan Polri dimulai pada tanggal 21 Agustus 1945. Pada saat itu, Inspektur Kelas I (Letnan Satu) Polisi Mochammad Jassin, yang menjabat sebagai Komandan Polisi di Surabaya, memproklamasikan pembentukan Pasukan Polisi Republik Indonesia. Tindakan ini merupakan langkah awal yang mencakup pembersihan dan pelucutan senjata terhadap tentara Jepang yang kalah perang, serta membangkitkan semangat moral dan patriotik seluruh rakyat dan satuan bersenjata yang tengah dilanda depresi akibat kekalahan perang yang panjang. Sebelumnya, pada tanggal 19 Agustus 1945, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) telah membentuk Badan Kepolisian Negara (BKN), dan pada tanggal 29 September 1945, Presiden Soekarno melantik R.S. Soekanto Tjokrodiatmodjo sebagai Kepala Kepolisian Negara (KKN).

Berita lainnya  KAPOLDA KEPRI LUNCURKAN PROGRAM PENGUATAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI

“Yang mana pada awalnya, Kepolisian berada di bawah Kementerian Dalam Negeri dengan nama Djawatan Kepolisian Negara, yang hanya bertanggung jawab atas masalah administrasi, sementara masalah operasional berada di bawah Jaksa Agung. Namun, mulai tanggal 1 Juli 1946, dengan Penetapan Pemerintah Tahun 1946 No. 11/S.D., Djawatan Kepolisian Negara langsung bertanggung jawab kepada Perdana Menteri. Tanggal 1 Juli inilah yang kemudian diperingati setiap tahun sebagai Hari Bhayangkara hingga saat ini,” Ucap Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

“Pada Hari Bhayangkara ke-78 ini, saya berharap Polri tetap solid dan sinergis dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya. Menghadapi tantangan yang semakin kompleks, peningkatan profesionalisme dan kompetensi menjadi sangat penting. Saya mengajak seluruh personel untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Inovasi dan perubahan menuju pelayanan yang lebih baik harus terus digalakkan, karena kepercayaan publik adalah modal utama kita. Kerja sama yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan terkait dan masyarakat akan menghasilkan keamanan dan ketertiban yang kondusif, guna mewujudkan Kepri yang aman, karena Kepri adalah kita. Jadilah sosok penolong bagi masyarakat, sehingga mereka merasa damai dalam menghadapi permasalahan sosial dan tenang karena kehadiran Bhayangkara Polri,” Tutup Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

Kegiatan dilanjutkan dengan berbagai acara yang memperkuat semangat kebersamaan dan penghargaan di dalamnya. Acara dimulai dengan pemutaran “Video Selayang Pandang Polda” yang menyoroti prestasi dan dedikasi Polri di Kepri. Lalu pemutaran Video Kapolda Kepri dan PJU Polda Kepri menyanyikan lagu nasional “Tanah Airku”, menggambarkan kesetiaan dan kecintaan pada tanah air. Selanjutnya, dilakukan penyerahan penghargaan kepada Pers Polri dan masyarakat yang berjasa. Kapolda Kepri juga menerima penghargaan dari Kepala BP2MI Pusat melalui Kepala BP3MI Kepri, yang diserahkan kepada Dirkrimum sebagai perwakilan jajaran. Acara juga mencakup pemberian tali asih kepada purnawirawan Polri dan warakawuri, serta pemotongan tumpeng yang diserahkan kepada personel tertua dan termuda Polda Kepri, memperkuat rasa solidaritas dan penghormatan dalam keluarga besar Polri.

Berita lainnya  POLDA KEPRI BERSAMA PEMKO BATAM LAUNCHING KURIKULUM PENDIDIKAN LALU LINTAS SEJAK DINI

Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menambahkan pesan kepada masyarakat yang ingin mengadukan atau melihat peta kerawanan serta memerlukan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center polisi 110 atau unduh aplikasi Polri Super Apps di Googleplay/APP Store.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.