September 7, 2026

Media Terpercaya

Polda Kepri Jalin Sinergi Bersama Bright PLN Batam

2 min read

Oplus_131072

Nusantaratoday.net, Batam ||  Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., menerima kunjungan dan Silaturahmi Dirut PT Bright PLN Batam bertempat diruang kerja Kapolda Kepri pada Jumat (5/4/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Kepri, Dirut Bright PLN Batam M Irwansyah Putra dan para pejabat utama Polda Kepri, Dinda Alamsyah Direktur Operasi, Zulhamdi Sekretaris Perusahaan, Imanuel Manager legal, Rizal Azhari Senior Manager Unit Distribusi & Pelayanan.

Dalam audiensi dan silahturahmi tersebut Dirut Bright PLN Batam M Irwansyah Putra mengatakan, kesuksesan PLN Batam sebagai pelaksana dalam pelayanan kelistrikan baik kegiatan operasional maupun pembangunan sistem kelistrikan Batam-Bintan, benar-benar dapat terjamin berkat sinergi yang dilakukan bersama dengan Polda Kepri.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang sudah terjalin dengan sangat baik serta dukungan penuh dari Kepolisian Daerah Riau dalam rangka menjaga pasokan listrik yang andal dan aman. Guna menunjang pertumbuhan perekonomian, meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Provinsi Kepri,” ujar Dirut Bright PLN Batam M Irwansyah Putra

Selama ini Polda Kepri telah memberikan dukungan penuh kepada PLN Batam dalam rangka pengamanan Aset dan Objek Vital nasional serta kegiatan operasional lainnya sehingga PLN bisa bekerja dengan aman dalam melayani masyarakat di Kepri.
 
”Sehingga dalam hal sinergi antar instansi telah terbentuk tim kerjasama untuk saling mendukung antara PLN Batam dan Polda Kepri untuk mencapai tujuan dan kepentingan bersama. Yaitu Memenuhi kebutuhan listrik yang andal dan menunjang berbagai kegiatan masyarakat, semoga apa yang telah kita lakukan bersama Polda Kepri tersebut dapat menjadi amal ibadah kita,” tutup Dirut Bright PLN Batam M Irwansyah Putra .

Selanjutnya Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H., menyambut dengan baik atas kunjungan yang dilakukan oleh Dirut Bright PLN Batam beserta stafnya. Polda Kepri mengapresiasi upaya PT PLN Batam dalam menjaga pasokan listrik tetap aman selama periode Ramadan dan Hari Raya IdulFitri 1445 Hijriah.

Berita lainnya  PLN Batam Siapkan Listrik Andal Sambut Idul Fitri 1445 H

“Tugas Polda adalah menjaga keamanan, ketertiban masyarakat sangat penting, PLN Batam juga sangat berperan penting untuk hal tersebut. PLN Batam harus melakukan tindakan preventif dan efektif terhadap peralatan-peralatan dan sistem ketenagalistrikan yang tidak hanya dilakukan pada momen Idul Fitri maupun Natal dan Tahun Baru saja, melainkan dilakukan secara rutin.” jelas Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.,
 
 
”Tindakan preventif seperti ini tidak hanya dilakukan saat mengantisipasi Ramadan, Idul Fitri, maupun saat Nataru saja, tapi Saya yakin ini sudah menjadi bagian yang rutin yang dilakukan PLN Batam supaya pelayanannya bisa maksimal dan tidak ada gangguan listrik kepada masyarakat,” tutup Kapolda Kepri Irjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, M.H.

Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si, menambahkan untuk masyarakat yang ingin mengadukan atau melihat peta kerawanan serta memerlukan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center polisi 110 atau unduh aplikasi Polri Super Apps di Googleplay/APP Store.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.