September 8, 2026

Media Terpercaya

Polresta Barelang Laksanakan Deklarasi Pilkada Damai 2024

2 min read

Oplus_131072

Batam, Nusantaratoday.net – Dalam rangka menjaga stabilitas kamtibmas Pilkada Serentak 2024 di Kota Batam, Polresta Barelang melaksanakan Deklarasi Pilkada Damai Tahun 2024 di Beverly Hotel Kec. Lubuk Baja Kota Batam, Selasa (24/09/2024).

Acara itu dihadiri oleh Kapolresta Barelang Kombes Pol H. Ompusunggu, S.I.K., M.Si., Forkopimda Kota Batam, Ketua Bawaslu Kota Batam, Ketua KPU Kota Batam, Kedua pasangan calon walikota Batam, serta Tokoh Agam, Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat, Serta Ketua Partai Politik Kota Batam.

Dalam sambutannya Kapolresta Barelang Kombes Pol H. Ompusunggu, S.I.K., M.Si., mengatakan saat ini kita sedang menjalani tahapan Pilkada 2024 untuk pemilihan Walikota – Wakil Walikota Batam.

Sekarang kita sama – sama juga akan menghadapi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan Diselenggarakan pada tanggal 27/11/2024. Bahwa kalah atau menang dalam pemilihan adalah bagian dari kompetisi, jangan melakukan cara yang merugikan prinsip demokrasi, serta penyebaran berita palsu (hoax) dan politik identitas (suku,agama dan ras antar golongan).

Dalam Deklarasi ini Kami mengajak semua pihak untuk bersatu dalam menjaga stabilitas kamtibmas, mengingat keberhasilan pemilu 2024 di wilayah kota batam berlangsung dengan aman dan damai.

“Melalui Deklarasi Pilkada Damai ini, mari jaga kerukunan dan persatuan, meskipun masyarakat memiliki pilihan yang berbeda”.

“Saya mengapresiasi jajaran forkopimda, tokoh – tokoh agama, adat dan masyarakat hingga pemangku kepentingan ataupun stakeholder yang mau ikut berkomitmen untuk mensukseskan pilkada 2024 di kota batam”.

Kesuksesan pilkada serentak tidak telepas dari peran dan Komitmen Semua Pemangku Kepentingan, mulai dari Penyelenggara pilkada, pengawas pilkada, partai politik, Forkopimda, masyarakat madani (civil society), dan tentunya warga sebagai aktor utama demokrasi kita.

Berita lainnya  Polresta Barelang Melaksanakan Tradisi Serah Terima Jabatan Kapolresta Barelang

Deklarasi ini bukan seremonial dan formalitas, namun pengikat untuk mewujudkan pilkada serentak yang demokratis, jurdil, aman, damai dan kondusif, serta berkualitas.

Ada 4 hal yang menjadi konsentrasi utama pada deklarasi pilkada Damai yaitu yang pertama Mendukung dan membantu jajaran TNI / Polri dalam rangka keamanan serta menyukseskan gelaran pilkada serentak 2024 di wilayah kota batam, yang kedua menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kemudian yang ketiga menolak segala bentuk upaya provokasi yang dapat memecah belah persaudaraan serta tindakan yang menciderai pesta demokrasi. Dan yang terakir mari bersama-sama menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat menggangu jalannya pilkada serentak 2024 di wilayah Kota Batam.

“Kami berharap agar setiap elemen menyampaikan semangat demokrasi dan membawa pesan deklarasi pilkada damai untuk menjadi motifasi bagi kita bersama dalam menciptakan suasana yang kondusif,” tutup Kapolresta Barelang Kombes Pol H. Ompusunggu, S.I.K., M.Si.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.