September 8, 2026

Media Terpercaya

Polresta Barelang Melaksanakan Tradisi Serah Terima Jabatan Kapolresta Barelang

2 min read

Oplus_16908288

Batam, Nusantaratoday.net – Polresta Barelang melaksanakan rangkaian kegiatan tradisi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolresta Barelang yang dirangkaikan dengan laporan satuan (Lapsat), penandatanganan memori serah terima jabatan, farewell parade, serta tradisi pelepasan pejabat lama. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara dan Aula Lantai II Mapolresta Barelang, dipimpin langsung oleh pejabat baru Kapolresta Barelang. Pada Sabtu, (27/12/2025).

Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme organisasi Polri dalam rangka kesinambungan kepemimpinan dan pembinaan satuan kewilayahan, sekaligus sebagai bentuk penghormatan institusi kepada pejabat lama serta penyambutan pejabat baru di lingkungan Polresta Barelang.

Pejabat lama Kapolresta Barelang dijabat oleh Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K., yang selanjutnya menyerahkan kepemimpinan kepada pejabat baru Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H. Seluruh rangkaian kegiatan tradisi dilaksanakan dengan melibatkan unsur pimpinan dan jajaran pejabat utama Polresta Barelang sesuai dengan tata upacara yang telah ditetapkan.

Kegiatan diawali dengan acara penyambutan Kapolresta Barelang yang baru beserta Ketua Bhayangkari Cabang Barelang, melalui prosesi pengalungan bunga, jajar hormat, laporan perwira pedang pora, serta tradisi pedang pora. Selanjutnya, Kapolresta Barelang disambut dengan tarian persembahan adat Melayu dan prosesi sekapur sirih sebagai bentuk penghormatan dan kearifan lokal.

Agenda dilanjutkan dengan kegiatan laporan satuan dan penandatanganan memori serah terima jabatan, yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, penyampaian sambutan dan laporan satuan dari pejabat lama, serta sambutan Kapolresta Barelang yang baru. Penandatanganan dan penyerahan berita acara memori serah terima jabatan menjadi simbol resmi peralihan kepemimpinan di Polresta Barelang.

Setelah itu, dilaksanakan farewell parade berupa apel bersama sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjabat sebagai Kapolresta Barelang. Kegiatan ini diikuti oleh Wakapolresta Barelang, Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, personel Polresta Barelang, serta PNS Polresta Barelang.

Berita lainnya  Polresta Barelang Laksanakan Deklarasi Pilkada Damai 2024

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tradisi pelepasan Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K., beserta Ny. Utie Zaenal melalui prosesi pedang pora, pengalungan bunga, serta iring-iringan pejabat dan personel Polresta Barelang. Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif sebagai wujud soliditas serta profesionalisme Polresta Barelang dalam menjalankan tradisi institusi Polri.

Sumber:Humas Polresta Barelang
Editor:r/rml008

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.