September 9, 2026

Media Terpercaya

BP Batam Resmi Akhiri Internal Volley Ball Match 2024

2 min read

Oplus_131072

Batam, Nusantaratoday.net – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) sukses menggelar Opening Ceremony Internal Volley Ball Match 2024 di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal.

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti BP Batam ke-53 ini berlangsung sejak tanggal 11 November dan berakhir pada babak Final, Kamis 14 November 2024.

Ada 11 tim Voli Putera dan Puteri yang mengikuti pertandingan voli internal ini, yang terdiri dari masing-masing 4 Anggota Bidang BP Batam, PT. Bandara Internasional Batam, dan PT. Air Batam Hilir.

Dengan semangat olahraga menjalin silaturahmi dan sportivitas, seremoni dibuka dengan FunGames Eksibisi Pertandingan gabungan external Pimpinan FKPD Kota Batam dan internal Pejabat Tingkat 2 BP Batam.

Pertandingan berlangsung sangat seru diiringi riuh-rendah teriakan dari suporter masing-masing tim yang beraksi di lapangan.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain, menyatakan apresiasinya kepada panitia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini selama empat hari lamanya.

“Semoga acara ini dapat meningkatkan silaturahmi, semangat dan sportivitas bagi seluruh peserta. Terimakasih kepada para FKPD Kota Batam yang sudah hadir dan mendukung dengan turut serta dalam pertandingan eksibisi,” harapnya.

Senada denga Alex, GM Pengelolaan Lingkungan BP Batam selaku Ketua Cabang Olahraga Hari Bakti BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan meski sempat menemui kendala, namun berkat kerja sama panitia yang terjalin dengan baik kegiatan ini dapat selesai terlaksana.

“Karena semua tim bergerak cepat dan sangat solid alhamdulillah pertandingannya berakhir dengan lancar,” ujarnya.

“Antusias baik dari peserta maupun penonton yang membawa serta keluarga sangat meriah. Terima kasih kepada seluruh panitia dan selamat saya ucapkan kepada para pemenang,” tutup Iyus.

Berikut daftar pemenangnya:

Berita lainnya  BP Batam Terima Kunjungan Calon Investor Asal Singapura

A. Voli Putera
•⁠ ⁠Juara 1 BP Batam
•⁠ ⁠Juara 2 Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi
•⁠ ⁠Juara 3 PT. Air Batam Hilir
•⁠ ⁠Juara 4 Anggota Bidang Keuangan dan Administrasi
•⁠ ⁠Juara Harapan Bersama
1. PT. Bandara Internasional Batam
2. ⁠Anggota Bidang Pengusahaan

B. Voli Puteri
•⁠ ⁠Juara 1 Anggota Bidang Keuangan dan Administrasi
•⁠ ⁠Juara 2 Anggota Bidang Pengusahaan
•⁠ ⁠Juara 3 Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi
•⁠ ⁠Juara 4 Anggota Bidang Kebijakan Strategis

Masing-masing pemenang berhak membawa pulang piala dan uang pembinaan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.