September 8, 2026

Media Terpercaya

KABIDHUMAS POLDA KEPRI  WUJUDKAN PELAYANAN POLRI YANG CEPAT DAN HUMANIS

4 min read

Oplus_16908288

Batam, Nusantaratoday.net – Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., memimpin apel pagi di Polsek Lubuk Baja dan Polsek Sagulung, Polresta Barelang. Kamis (16/1/2025). Dalam kegiatan tersebut, Kabidhumas Polda Kepri menekankan pentingnya memberikan pelayanan prima kepada masyarakat sebagai bentuk nyata implementasi tugas pokok Polri turut dihadiri oleh Kapolsek Lubuk Baja Kompol Rangga Primazada, S.H.,S.I.K,.M.H., Kapolsek Sagulung Iptu Rohandi Parlindungan Tambunan, S.I.P., M.A.P., Kasihumas Polresta Barelang Iptu Budi Santosa, S.H., serta personel dari Bidhumas Polda Kepri. Pada Kamis (16/1/2025).

Dalam amanatnya, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa Visi Reformasi Birokrasi Polri yaitu pentingnya menguatkan Polsek sebagai ujung tombak pelayanan Polri. Polsek yang kuat akan mendukung Polres menjadi besar dalam fungsi operasionalnya, sementara Polda cukup fokus pada pembinaan wilayah. Dengan demikian, Mabes Polri dapat menjadi lembaga yang kecil namun sangat strategis sebagai pusat kebijakan dan pengawasan. “Sinergi dari struktur ini akan memastikan pelayanan yang cepat, efektif, dan berkeadilan di semua tingkatan,” Tutur Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengawali kunjungan di Polsek Sagulung, menyampaikan pesan Kapolda Kepri serta salam hangat dari Wakapolda Kepri. Kapolda Kepri mengapresiasi tugas mulia yang diemban oleh anggota kepolisian dalam melayani masyarakat. Dengan jumlah personel 35  orang dan jumlah masyarakat Sagulung mencapai 258.000 (dua ratus lima puluh delapan ribu) , setiap anggota harus melayani sekitar 8.000 (delapan ribu) orang. “Hal ini hanya dapat tercapai melalui kolaborasi yang solid antara Polri dan masyarakat, serta dengan sinergi antar institusi terkait,” Ujar Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Berita lainnya  POLDA KEPRI & JAJARAN SIAP AMANKAN ARUS BALIK LEBARAN 2024

Kemudian Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., juga menyoroti tantangan kriminalitas di wilayah Sagulung, mulai dari pencurian hingga penyalahgunaan narkoba. Untuk menghadapinya, Kabidhumas Polda Kepri menekankan pentingnya pelayanan prima yang responsif, transparan, dan profesional. “Pelayanan prima adalah wujud profesionalisme Polri dalam memenuhi dan bahkan melampaui ekspektasi Masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat,” Tambah Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Sementara itu, di Polsek Lubuk Baja yang memiliki populasi 85.000 jiwa, peran Polri menjadi semakin penting karena wilayah ini merupakan pusat perbelanjaan, destinasi wisata, dan investasi. Wilayah Kepulauan Riau sendiri dikenal sebagai primadona tujuan wisata dan investasi yang terus menarik perhatian nasional dan internasional berkat keindahan alam, keanekaragaman budaya, serta letak geografis yang strategis. Hal ini membuat keamanan dan kenyamanan masyarakat, wisatawan, serta pelaku usaha menjadi prioritas utama Polri, terutama dalam menciptakan lingkungan yang kondusif dan berkelanjutan.

Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menggarisbawahi pentingnya pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan di kedua Polsek. Konsep pelayanan prima dengan prinsip A3 yaitu  _attitude, attention and action_ menjadi pedoman dalam memberikan layanan yang memuaskan masyarakat. “Tugas Polri adalah menciptakan rasa aman dengan pendekatan humanis dan profesional dengan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kepulauan Riau,” Tegas Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Lebih lanjut, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., juga menjelaskan grand strategi Polri yang dimulai pada tahun 2005-2025 yang meliputi tiga tahapan: _Trust Building_(2005-2009), _Partnership Building_(2010-2014), dan _Strive for Excellence_(2015-2025). Polsek sebagai ujung tombak pelayanan harus menjadi kuat dengan sumber daya manusia yang kompeten dan fasilitas yang memadai. “Keberhasilan Polsek menentukan kualitas pelayanan Polri secara keseluruhan,”  Ungkap Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Berita lainnya  WAKAPOLDA KEPRI ANOM WIBOWO, LAKUKAN SILATURAHMI DENGAN GUBERNUR KEPRI

Dalam perlindungan perempuan dan anak (PPA), Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menegaskan komitmen Polri untuk memberikan perlindungan maksimal kepada korban. Polsek, sebagai ujung tombak pelayanan, diminta menangani laporan kekerasan dengan sensitif dan profesional. Kolaborasi dengan lembaga terkait juga ditekankan untuk memastikan rehabilitasi korban berjalan optimal, Ucap Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

“Saya berharap agar Polsek terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui inovasi dan kolaborasi dengan masyarakat. Pelayanan yang humanis dan berkeadilan adalah kunci bagi Polri untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan rasa aman yang berkelanjutan,” Tutup Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Terakhir, dalam kesempatan yang sama Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, ingin melihat peta kerawanan, atau mengajukan pengaduan, untuk menghubungi Call Center 110 atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps yang dapat diunduh melalui Google Play atau App Store.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.