September 7, 2026

Media Terpercaya

HUT ke-81 RI, PLN Batam Teguhkan Pengabdian dan Perluas Perlindungan Sosial

2 min read

Oplus_16908288

Batam, Nusantaratoday.net – PT PLN Batam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar upacara pengibaran Bendera Merah Putih di lingkungan perusahaan, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, sebagai pembina. Kegiatan diikuti jajaran Dewan Komisaris, Direksi, manajemen, dan insan PLN Batam.

Kwin Fo mengatakan momentum kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh insan PLN Batam untuk meneruskan perjuangan para pendahulu melalui kerja nyata dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Perjuangan kita adalah bekerja lebih baik, melayani lebih sungguh-sungguh, membangun negeri, dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Kemerdekaan tidak cukup kita peringati, tetapi harus kita isi dengan karya,” kata Kwin Fo dalam amanatnya.

Menurut dia, semangat kemerdekaan bagi PLN Batam diwujudkan melalui upaya menghadirkan pelayanan kelistrikan yang andal sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Listrik bukan sekadar energi. Listrik menggerakkan rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, usaha, industri, dan harapan masyarakat,” ujarnya.

Usai upacara, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Program BPJS Ketenagakerjaan PLN Batam secara simbolis kepada penerima manfaat.

Program tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan dan rasa aman sekaligus membantu masyarakat memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan.

Penyerahan bantuan dilakukan bersama BPJS Ketenagakerjaan dan dihadiri jajaran Dewan Komisaris serta Direksi PLN Batam.

Pada kesempatan yang sama, PLN Batam juga menyerahkan manfaat kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pegawai yang telah meninggal dunia.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono, mengapresiasi langkah PLN Batam memperluas perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN Batam yang tidak hanya memberikan perhatian kepada pekerjanya, tetapi juga mengambil peran dalam memperluas perlindungan kepada masyarakat melalui Program Sertakan,” kata Budi.

Berita lainnya  PT.PLN Batam Raih Prestasi Penghargaan TOP CSR Awards 2026 di Jakarta

Menurut Budi, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Ia berharap langkah PLN Batam dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dan masyarakat.

“Semakin banyak perusahaan yang ikut bergotong royong memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dan masyarakat, maka semakin luas pula masyarakat yang memiliki jaring pengaman ketika menghadapi risiko kerja,” ujarnya.

BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan kepesertaan, termasuk bagi pekerja informal atau bukan penerima upah melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Peringatan HUT ke-81 RI juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada petugas satuan pengamanan PLN Batam.

Penghargaan diberikan atas keberanian dan kesigapan petugas dalam menggagalkan upaya pencurian aset perusahaan.

PLN Batam menilai penghargaan tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab petugas dalam menjaga aset kelistrikan.

Kwin Fo menegaskan momentum kemerdekaan menjadi dorongan bagi PLN Batam untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepedulian sosial, dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Dengan demikian, keberadaan PLN Batam diharapkan tidak hanya berkaitan dengan penyediaan listrik, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di wilayah operasionalnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ragam Berita Nusantara

3 min read

Batam, Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kota Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir saat membuka Musyawarah Besar (Mubes) ke-3 Perkumpulan Keluarga Besar Sumatera Selatan (PKBSS) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (6/9/2026). Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, seiring dengan peningkatan investasi dan sejumlah indikator pembangunan lainnya. Dalam kegiatan yang berlokasi di Hotel S, Lubukbaja, tersebut, Amsakar mengajak warga Batam asal Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap daerah dan ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Amsakar mengapresiasi pelaksanaan Mubes PKBSS Kepri setelah dua periode kepemimpinan Taba Iskandar. Menurutnya, terdapat tiga hal penting yang menjadi esensi dalam musyawarah besar, yakni pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, pemilihan pengurus baru, serta penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) apabila diperlukan. “Musyawarah harus dijalankan secara bijak, adil, dan penuh rasa kekeluargaan. Jangan sampai ada perselisihan yang berlebihan dalam proses menentukan arah organisasi,” ujar Amsakar. Ia juga menyoroti hubungan historis antara Sumatera Selatan dan Kepulauan Riau yang telah terjalin sejak era Bukit Siguntang. Menurutnya, kedekatan sejarah tersebut menjadi salah satu alasan penting bagi warga Batam asal Sumsel dan Kepri untuk membangun rasa memiliki terhadap daerah tempat mereka tinggal. Amsakar mengajak warga Batam asal Sumsel untuk tidak memandang diri hanya sebagai perantau. Ia berharap mereka dapat menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat Batam sehingga turut menjaga dan membangun kota. “Merasa sebagai orang Batam yang berasal dari Sumsel. Jadi, kita bersama-sama menjaga Batam,” pesannya. Di sisi lain, Amsakar mengingatkan bahwa paguyuban pada dasarnya merupakan wadah untuk memperkuat modal sosial dan membangun kepedulian antarsesama. Karena itu, keberadaan organisasi diharapkan lebih mengedepankan semangat saling membantu daripada kepentingan finansial. Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam dalam satu tahun enam bulan terakhir. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen. Sementara itu, nilai investasi meningkat 115,5 persen, dari Rp60 triliun menjadi Rp69,3 triliun. Adapun realisasi investasi pada semester I disebut telah mendekati Rp30 triliun. Menurut Amsakar, peningkatan tersebut berjalan seiring dengan membaiknya sejumlah indikator pembangunan dan sektor pariwisata. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Batam meningkat dari 83,3 menjadi 83,8. Sektor pariwisata juga menunjukkan perkembangan positif. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) meningkat dari 1,3 juta menjadi 1,6 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) naik dari 1,7 juta menjadi 2,1 juta kunjungan. Amsakar menilai perkembangan tersebut tidak terlepas dari perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam. Ia menyebut Batam telah tiga kali dipanggil Presiden RI dan mendapat dukungan melalui penerbitan lima Peraturan Pemerintah (PP) untuk mempercepat pembangunan. “Kepercayaan dunia internasional terhadap Batam juga bisa kita lihat dari masuknya investasi dari sejumlah perusahaan global terkemuka seperti Dell, Nvidia, dan Firmus Technologies,” kata Amsakar. Ia juga menyampaikan bahwa pembangunan Batam sejauh ini mampu berjalan dengan mengandalkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tanpa bergantung pada rupiah murni dari APBN maupun APBD. Menurut Amsakar, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif antara pemerintah, masyarakat, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), DPRD, dan pelaku usaha. Mengakhiri sambutannya, Amsakar mengajak masyarakat untuk lebih bijak menggunakan media sosial. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh algoritma media sosial yang kerap memperbesar narasi negatif demi mengejar jumlah penonton. Ia juga mengimbau masyarakat tidak menyebarkan fitnah, hoaks, maupun narasi yang berpotensi memecah belah. Sebaliknya, ruang digital diharapkan diisi dengan konten yang produktif dan edukatif. (Humas Diskominfo Batam /rml008)

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.